IHSG Bangkit, Menguat 1,56 Persen Setelah Enam Hari Koreksi (10 kata)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)./visi.news/ist.
VISI.NEWS - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit setelah mengalami pelemahan selama enam hari perdagangan berturut-turut. Pada penutupan perdagangan Kamis (30/7/2026), IHSG menguat 95,97 poin atau 1,56 persen ke level 6.186,36.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), sepanjang perdagangan IHSG bergerak di zona hijau dan sempat menyentuh level tertinggi di 6.186,36 sebelum akhirnya ditutup menguat pada akhir sesi.
Sejalan dengan IHSG, indeks LQ45 turut mencatat kenaikan 2,03 persen ke posisi 618,857, didorong penguatan sejumlah saham berkapitalisasi besar.
Aktivitas perdagangan berlangsung cukup ramai dengan volume transaksi mencapai 26,48 miliar saham. Nilai transaksi tercatat sekitar Rp12,45 triliun dengan frekuensi perdagangan mencapai 1,74 juta kali.
Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 495 saham menguat, 158 saham melemah, dan 136 saham ditutup stagnan. Penguatan ini sekaligus mengakhiri tren koreksi IHSG yang terjadi dalam enam hari terakhir.
Mayoritas Sektor Berakhir Menguat
Seluruh sektor saham ditutup di zona hijau. Sektor barang konsumer nonprimer menjadi penyumbang kenaikan terbesar setelah menguat 2,25 persen.
Diikuti sektor barang konsumer primer yang naik 2,12 persen, sektor energi dan properti yang masing-masing menguat 1,87 persen, serta sektor perindustrian sebesar 1,54 persen.
Sektor transportasi turut menguat 1,47 persen, disusul sektor barang baku dan keuangan yang masing-masing naik 1,43 persen. Sementara itu, sektor kesehatan menguat 1,24 persen, infrastruktur naik 1,11 persen, dan sektor teknologi mencatat kenaikan paling kecil sebesar 0,29 persen.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!