Ibu-ibu Kota Bandung Sulap Pakaian Bekas Jadi Kebaya Baru
"Kita juga menilai kesesuaian dengan tema. Temanya itu pakaian bekas menjadi kebaya klasik atau modern," tutur Yuli.
Dalam hal 3R juga menjadi penilaian: reuse, recycle, reduce. Barang-barang tersebut bisa dimanfaatkan kembali sesuai dengan desain yang dibuat.
Salah satu peserta dari Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Bojongloa Kaler, Eva Nyayu Farhat. Karyanya mendapatkan banyak apresiasi dari para peserta lainnya.
"Tadinya saya cari bahan dari mukena. Terus ada kemeja satu setel dengan roknya, ada furingnya juga," papar Eva.
"Pas dilihat tangannya pakai manset. Akhirnya saya desain kebaya klasik tapi dengan modifikasi pakai lengan lonceng dari bahan furing. Pakai tambahan manik-manik, swarovski, dan batu-batu," lanjutnya.
Lalu sisa bahan lainnya ia manfaatkan untuk membuat desain "cover pouch" yang sudah lama tidak dipakai. Sisa bahan tersebut ditempelkan dengan seni decoupage. Bahan ini dilem dan ditempel, setelah itu divarnish dan dikeringkan menggunakan hairdryer.
"Penempelan hiasan juga pakai lem. Lalu kita tabur saja manik-maniknya.bIni tanpa pakai jahit lagi," katanya.
Selain itu, ia juga membuat sepatu slop yang sudah lama tidak dipakai.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!