HUT RI ke-81, Farhan Tegaskan Kemerdekaan Harus Terasa di Warga Bandung
“Kedua, seluruh warga negara Indonesia yang ada di Kota Bandung ini berhak untuk mendapatkan layanan kesehatan tanpa ada toleransi penolakan sama sekali. Ketiga adalah hak hidup di dalam Kota Bandung yang aman, nyaman serta adil dan setara,” lanjut Farhan.
Bandung Utama Jadi Arah Pembangunan
Farhan mengatakan, komitmen terhadap pelayanan dasar menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi pembangunan Kota Bandung hingga 2029, yakni Bandung Utama.
Bandung Utama merupakan akronim dari Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, dan Agamis. Visi tersebut mencakup pembangunan sumber daya manusia yang unggul, masyarakat yang terbuka, kepemimpinan yang amanah, rakyat yang maju, serta kehidupan masyarakat yang menjunjung nilai-nilai agama.
“Unggul sumber daya manusianya. Terbuka pikirannya. Amanah kepemimpinannya. Maju rakyatnya. Dan agamis keyakinannya,” ujarnya.
Farhan menekankan, pembangunan Kota Bandung membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pemerintah provinsi, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat di tingkat kewilayahan.
Menurutnya, pelayanan publik harus dipastikan diterima seluruh warga secara merata, mulai dari tingkat kota hingga kecamatan dan kelurahan. Pengurus RT dan RW juga memiliki peran penting karena berhadapan langsung dengan masyarakat.
“Pelayanan ini juga dipastikan agar diterima oleh seluruh warga Kota Bandung dari level kota ke kecamatan, kecamatan hingga wilayah kelurahan dengan partisipasi aktif seluruh pengurus RW dan RT di wilayah Kota Bandung,” katanya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!