KAI Daop 2 Siapkan 60.717 Kursi Hadapi Libur Panjang Maulid Nabi 21 Aug 2026 Cuaca Bandung Jumat 21 Agustus: Cerah, Suhu Capai 31 Derajat Celsius 21 Aug 2026 KHUTBAH JUMAT | Sifat Muslim Sejati 21 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Sustainability Shift Buka Peluang Baru di Lima Sektor Strategis Indonesia 20 Aug 2026 KAI Daop 2 Siapkan 60.717 Kursi Hadapi Libur Panjang Maulid Nabi 21 Aug 2026 Cuaca Bandung Jumat 21 Agustus: Cerah, Suhu Capai 31 Derajat Celsius 21 Aug 2026 KHUTBAH JUMAT | Sifat Muslim Sejati 21 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Sustainability Shift Buka Peluang Baru di Lima Sektor Strategis Indonesia 20 Aug 2026

HUT RI ke-81, Farhan Tegaskan Kemerdekaan Harus Terasa di Warga Bandung

ED
PN
Selasa, 18 Agustus 2026 | 03:54 WIB
Bagikan
HUT RI ke-81, Farhan Tegaskan Kemerdekaan Harus Terasa di Warga Bandung

VISI.NEWSPemerintah Kota Bandung menegaskan bahwa kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat memimpin Upacara Pengibaran Bendera Sang Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Plaza Balai Kota Bandung, Senin, 17 Agustus 2026.

Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Muhammad Farhan bertindak sebagai inspektur upacara dan menyampaikan amanat mengenai pentingnya menerjemahkan semangat kemerdekaan ke dalam tindakan nyata, terutama melalui penguatan pelayanan dasar.

Menurut Farhan, peringatan kemerdekaan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah. Tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” harus diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga manfaat kemerdekaan benar-benar dirasakan seluruh warga.

Farhan menjelaskan, makna berdaulat berkaitan erat dengan kemampuan bangsa untuk berdiri di atas kekuatan sendiri. Semangat tersebut sejalan dengan berbagai agenda pemerintah yang mendorong kemandirian pangan, energi, ekonomi, serta penguatan kedaulatan di seluruh wilayah Indonesia.

“Berdaulat artinya kita mampu berdiri di atas kekuatan sendiri,” kata Farhan dalam amanatnya.

Menurutnya, semangat kemandirian juga harus diterapkan di tingkat daerah. Pemkot Bandung menerjemahkannya melalui penguatan pelayanan dasar yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Ada tiga hal mendasar yang menjadi perhatian utama Pemkot Bandung, yakni memastikan hak masyarakat memperoleh pendidikan, mendapatkan layanan kesehatan, serta memiliki hak untuk hidup di Kota Bandung yang aman, nyaman, adil, dan setara.

“Kerja keras yang pertama adalah memastikan bahwa anak-anak Indonesia, khususnya yang di Kota Bandung, harus selalu mendapatkan hak pendidikan. Tidak ada tawar-menawar akan hal itu,” tegasnya.

“Kedua, seluruh warga negara Indonesia yang ada di Kota Bandung ini berhak untuk mendapatkan layanan kesehatan tanpa ada toleransi penolakan sama sekali. Ketiga adalah hak hidup di dalam Kota Bandung yang aman, nyaman serta adil dan setara,” lanjut Farhan.

Bandung Utama Jadi Arah Pembangunan

Farhan mengatakan, komitmen terhadap pelayanan dasar menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi pembangunan Kota Bandung hingga 2029, yakni Bandung Utama.

Bandung Utama merupakan akronim dari Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, dan Agamis. Visi tersebut mencakup pembangunan sumber daya manusia yang unggul, masyarakat yang terbuka, kepemimpinan yang amanah, rakyat yang maju, serta kehidupan masyarakat yang menjunjung nilai-nilai agama.

“Unggul sumber daya manusianya. Terbuka pikirannya. Amanah kepemimpinannya. Maju rakyatnya. Dan agamis keyakinannya,” ujarnya.

Farhan menekankan, pembangunan Kota Bandung membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pemerintah provinsi, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat di tingkat kewilayahan.

Menurutnya, pelayanan publik harus dipastikan diterima seluruh warga secara merata, mulai dari tingkat kota hingga kecamatan dan kelurahan. Pengurus RT dan RW juga memiliki peran penting karena berhadapan langsung dengan masyarakat.

“Pelayanan ini juga dipastikan agar diterima oleh seluruh warga Kota Bandung dari level kota ke kecamatan, kecamatan hingga wilayah kelurahan dengan partisipasi aktif seluruh pengurus RW dan RT di wilayah Kota Bandung,” katanya.

Farhan juga menegaskan bahwa kemerdekaan bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Masyarakat memiliki hak sekaligus kewajiban untuk ikut membangun daerah dan bangsa melalui berbagai bentuk partisipasi.

“Pemerintah tidak bisa sendiri. Forkopimda diwajibkan untuk bersatu dan partisipasi seluruh masyarakat tetap terbuka,” katanya.

Partisipasi masyarakat, lanjut Farhan, tidak hanya diwujudkan melalui kerja dan gagasan, tetapi juga melalui kritik yang konstruktif. Pemerintah harus mampu merespons aspirasi masyarakat secara baik dan terbuka.

Ia mengajak warga Bandung tidak hanya mempertanyakan apa yang telah dilakukan pemerintah, tetapi juga melakukan refleksi mengenai kontribusi yang dapat diberikan kepada kota.

“Tidak hanya kita perlu bertanya apa yang telah pemerintah Kota Bandung beserta Forkopimda lakukan terhadap Kota Bandung. Namun juga kita bersama-sama bertanya pada diri sendiri apa yang bisa kita sumbangkan kepada Kota Bandung tercinta, Jawa Barat istimewa dan Indonesia yang berdaulat,” tuturnya.

Farhan juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan, ketertiban, keamanan, serta toleransi sebagai bentuk nyata mengisi kemerdekaan.

“Kota ini menjadi lebih baik tidak hanya karena kebijakan atau kekuatan satu sosok wali kota dan wakilnya. Namun juga harus bisa melibatkan karakteristik seluruh warga Kota Bandung yang kreatif, yang terbuka, yang agamis dan selalu berpikiran maju,” katanya.

Ia menambahkan, semangat kemerdekaan harus diwujudkan dengan menjalankan berbagai komitmen dan tanggung jawab, bukan sekadar untuk kepentingan pribadi, tetapi demi kepentingan masyarakat luas.

“Kita wajib mewujudkan janji-janji yang telah kita ucapkan, janji kampanye, janji politik, janji kepada tempat kita bekerja, janji kepada keluarga kita, janji kepada pasangan kita, janji kepada bangsa dan negara kita,” ujarnya.

Rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Bandung tidak berhenti pada upacara pengibaran bendera. Pada sore hari, masyarakat dijadwalkan mengikuti pertunjukan rakyat sebelum dilanjutkan dengan Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih.

“Pukul 4 sore akan ada pertunjukan rakyat, kemudian jam 5 baru kita mulai upacara penutupan, penurunan bendera,” kata Farhan.

Ia juga menyampaikan rasa syukur karena kondisi cuaca mendukung pelaksanaan upacara pagi. Bahkan, tenda untuk tamu VIP sengaja ditiadakan agar suasana upacara dapat berlangsung lebih terbuka di halaman Balai Kota Bandung.

“Alhamdulillah cuaca sangat mendukung. Mudah-mudahan kalau cuaca memungkinkan kita pertahankan begini terus kalau upacara,” ujarnya.

Menutup amanatnya, Farhan mengajak seluruh masyarakat Kota Bandung menjaga persatuan dan gotong royong dalam membangun daerah. Menurutnya, kota yang maju tidak hanya lahir dari kebijakan pemerintah, tetapi juga dari kontribusi seluruh warganya.

Dengan penguatan pendidikan, kesehatan, keamanan, kenyamanan, keadilan, dan kesetaraan, Pemkot Bandung berharap semangat kemerdekaan dapat diwujudkan dalam bentuk pelayanan yang semakin baik dan kehidupan masyarakat yang semakin sejahtera.

“Atas nama Pemerintah Kota Bandung, saya Wali Kota Bandung mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia. Merdeka!” pungkas Farhan.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.