Hubungan Dagang Memanas, China: Tak Ada Dialog dengan AS
Editor
Desi Rossilawati
Sabtu, 26 April 2025 | 21:45 WIB
VISI.NEWS | CHINA - Ketegangan antara dua kekuatan ekonomi terbesar dunia kembali meningkat. Pemerintah China membantah klaim Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menyatakan telah menerima panggilan dari Presiden Xi Jinping terkait pembicaraan dagang.
Dalam pernyataan yang diunggah melalui akun resmi Kedutaan Besar China di Washington pada Sabtu (26/4/2025), Beijing menegaskan bahwa tidak ada negosiasi atau konsultasi yang sedang berlangsung antara kedua negara mengenai isu tarif.
"Tidak ada konsultasi atau negosiasi antara China dan Amerika Serikat mengenai isu tarif, apalagi mencapai kesepakatan apa pun," demikian pernyataan yang dikutip dari AFP.
Pernyataan ini membantah pernyataan Trump dalam wawancaranya dengan majalah Time pada 22 April, di mana ia mengklaim Xi Jinping telah menghubunginya. Meski demikian, Trump tidak memberikan rincian waktu atau isi percakapan tersebut.
Sebelumnya, Kementerian Perdagangan China juga sudah lebih dulu membantah pernyataan serupa dari pihak AS, menuduh Washington menyebarkan informasi yang menyesatkan. China menegaskan bahwa konflik tarif bermula dari kebijakan sepihak Amerika Serikat.
"Perang dagang ini dimulai oleh Amerika Serikat. Jika AS benar-benar ingin menyelesaikan masalah melalui dialog, maka mereka harus terlebih dahulu mengoreksi kesalahannya, berhenti mengancam dan menekan pihak lain, serta sepenuhnya mencabut semua tarif sepihak terhadap China." tulis pernyataan Beijing.
Ketegangan perdagangan antara kedua negara telah berlangsung bertahun-tahun, dipicu oleh tarif tinggi yang diberlakukan AS terhadap produk China sejak masa pemerintahan Trump. Aksi saling balas tarif ini telah mengganggu pasar global dan memperburuk hubungan bilateral. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!