Huawei dan Mitra-Mitranya untuk Pertama Kalinya Temukan Jaguar di Dzilam State Reserve, Meksiko

ED
Rabu, 24 Mei 2023 | 09:22 WIB
Bagikan
Huawei dan Mitra-Mitranya untuk Pertama Kalinya Temukan Jaguar di Dzilam State Reserve, Meksiko

"Proyek Tech4Nature di Meksiko merupakan contoh sukses tentang cara komunitas lokal memanfaatkan teknologi inovatif dalam pelestarian keanekaragaman hayati," ujar Nadine Seleem, Green List Project Leader, IUCN.

Dengan 30.000 gambar, 550.000 rekaman audio, serta banyaknya dokumentasi video yang terkumpul dan telah dianalisis hingga saat ini, mitra-mitra Tech4Nature berhasil mengidentifikasi 119 spesies. Di antaranya, 88 burung, 22 mamalia, lima reptil, dan empat amfibi. Sebanyak 34 spesies bahkan tercantum dalam "IUCN Red List of Threatened Species".

Data ini menyajikan banyak analisis yang sarat akan data. Dengan demikian, peneliti dapat mengembangkan kebijakan konservasi berdasarkan pemahaman yang lebih menyeluruh atas ekosistem secara keseluruhan.

"Data yang berhasil dipelajari ini sangat bermanfaat. Data ini terkumpul berkat kegiatan pemantauan. Jika tidak melihatnya, kami tak akan mengetahui keberadaan spesies tersebut. Jika masyarakat tidak mengetahui hewan-hewan ini, mereka juga tidak dapat membantu kami," kata Sayda Rodriguez Gomez, Secretary, Sustainable Development, Yucatan.

Pelestarian jaguar sangat berperan bagi komunitas sekitar, dan keterlibatan komunitas dalam proyek tersebut juga sangat vital.

"Lokasi ini adalah habitat jaguar. Jika kita tidak melindungi habitatnya, kita hanya dapat menemukan kisah tentang jaguar dalam buku," kata Juan Castillo, pemimpin komunitas di Dzilam de Bravo.

Jaguar Meksiko terancam punah akibat perburuan liar, deforestasi, kerusakan habitat, serta perubahan iklim. Ahli lingkungan hidup memperkirakan, sekitar 4.000-5.000 jaguar hidup di alam liar di Meksiko, dan lebih dari setengahnya berada di Semenanjung Yucatan. Dengan demikian, lokasi ini menjadi salah satu wilayah konservasi utama di Meksiko.

Tim pakar ini tengah mengembangkan algoritma yang mampu mengidentifikasi jaguar secara individual. Dengan algoritma ini, jumlah populasi jaguar dapat dihitung secara lebih akurat.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.