Huawei dan Mitra-Mitranya untuk Pertama Kalinya Temukan Jaguar di Dzilam State Reserve, Meksiko

ED
Rabu, 24 Mei 2023 | 09:22 WIB
Bagikan
Huawei dan Mitra-Mitranya untuk Pertama Kalinya Temukan Jaguar di Dzilam State Reserve, Meksiko
  • Sistem yang didukung AI mengonfirmasi keberadaan setidaknya lima ekor jaguar di Dzilam State Reserve. 

VISI.NEWS | MEXICO CITY - Tim pakar konservasi alam berhasil mengidentifikasi setidaknya lima jaguar di Dzilam State Reserve, Yucatan, Meksiko.

Didukung platform cloud dan AI Huawei, tim ini telah menemukan dua jaguar jantan dewasa, satu jaguar betina dewasa, serta dua anak jaguar. Proyek ini menjadi bagian dari program Tech4Nature yang diluncurkan IUCN dan Huawei di Dzilam State Reserve pada 2022.

Sebelum proyek ini, pakar tidak mengetahui lokasi cagar alam ini menjadi habitat jaguar, dan jika pun menjadi habitat jaguar, para pakar tidak mengetahui berapa ekor jaguar yang mendiami lokasi tersebut. "Spesies payung kami adalah jaguar, jika kami melestarikannya, maka segala hal yang berada di sekelilingnya juga terlindungi. Maka, upaya ini sangat penting, dan menjadi langkah inovatif dalam pengambilan keputusan tentang konservasi dan solusi berbasiskan alam," ujar Regina Cervera, Project Coordinator, agensi inovasi C Minds dalam rilis yang diterima VISI.NEWS, Rabu (24/5/2023).

Proyek ini lalu memakai kamera dengan sinar inframerah, alat pemantau audio, cloud, dan AI untuk mengumpulkan, memonitor, dan menganalisis data akustik serta visual. Data ini juga menjadi dasar bagi para pakar ketika mempelajari keberadaan 25 spesies, dan salah satu di antaranya adalah jaguar Amerika Utara yang terancam punah—spesies payung yang mengindikasikan kondisi kesehatan ekosistem secara keseluruhan. Data yang terkumpul lantas diproses platform ModelArts AI buatan Huawei dan platform Arbimon AI milik Rainforest Connection.

"Kami harus mengunggah data pada platform big data mengingat banyaknya volume informasi yang diterima," ujar Joaquin Saldana, Director, Strategy Marketing, Huawei Latin America. "Kami harus memprosesnya dengan sangat cepat melalui kecerdasan buatan. Lalu, kami mulai mempelajari data tersebut dan mendeteksi hewan yang menarik minat kami."

Selain C Minds dan Huawei Mexico, mitra proyek ini juga mencakup International Union for Conservation of Nature (IUCN), Polytechnic University of Yucatan, Rainforest Connection, instansi pemerintah Yucatan, serta kelompok masyarakat lokal.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.