Huawei, ASEAN Foundation, dan SEAMEO Gelar Asia-Pacific Digital Talent Summit 2024
Sejalan dengan visi tersebut, Mr. Simon Lin, Presiden Huawei Asia-Pasifik, mengatakan "Huawei membangun program pengembangan talenta digital untuk kawasan Asia-Pasifik di atas tiga pilar utama, yakni Kemitraan (Partnership), Komitmen (Commitment), dan Pemberdayaan (Youth Empowerment). Prinsip-prinsip ini menjadi acuan kami dalam mengembangkan lebih dari 200.000 talenta digital melalui berbagai inisiatif seperti Huawei ICT Academy di lebih dari 310 universitas, kompetisi Tech4City, dan Digital Talent Summit ini. Kami senantiasa berkomitmen untuk membina para pemimpin masa depan ekonomi digital Asia-Pasifik. Bersama para mitra, kami akan terus membangun panggung yang lebih besar bagi para talenta muda untuk berkembang dengan teknologi."
Datuk Dr. Habibah Abdul Rahim, Direktur Sekretariat Organisasi Menteri Pendidikan Asia Tenggara dan H.E. Duta Besar M.I. Derry Aman, Ketua Dewan Pembina ASEAN Foundation, juga berbagi perspektif mereka tentang pentingnya membentuk masa depan digital yang lebih cerah di negara-negara ASEAN.
"Investasi pada generasi muda adalah kunci untuk membuka potensi digital, tidak hanya di ASEAN dan kawasan Asia Pasifik, tetapi juga di kancah dunia," ujar Duta Besar Derry. Dalam hal ini, Duta Besar Derry mengapresiasi kolaborasi antara ASEAN Foundation dan Huawei dalam menyelenggarakan program ini, yang telah berdampak besar pada pengembangan generasi muda melalui pembekalan keterampilan digital dan budaya yang sangat penting. Selama konferensi berlangsung, perwakilan pemerintah dari seluruh kawasan berbagi informasi terbaru mengenai visi dan kemajuan yang mereka capai dalam kerangka pengembangan talenta digital.
Sementara, dalam pidatonya, H.E. Dr. Chea Vandeth, Menteri Pos dan Telekomunikasi Kerajaan Kamboja, mengungkapkan peran penting pertemuan ini untuk meningkatkan kolaborasi dalam pengembangan keterampilan digital di antara negara-negara Asia Pasifik, dan berbagi semangat pengembangan talenta digital di Kamboja. "Kemakmuran masa depan wilayah ini tidak hanya bergantung pada kemampuan kita untuk menciptakan teknologi baru, tetapi juga untuk membekali masyarakat kita dengan keterampilan yang mereka butuhkan untuk berkembang dengan teknologi tersebut." Haji Azman Bin Ahmad, Sekretaris Tetap untuk Pendidikan Tinggi di Brunei Darussalam, juga berbagi wawasan berharga tentang pengembangan talenta digital.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!