Homecoming IKA Unpad 2026: Pulang, Berkarya, Mengabdi
Kehadiran ketiga musisi tersebut sekaligus mempertemukan lintas generasi dalam satu panggung. Dewa 19 membawa lagu-lagu yang telah menemani perjalanan sejumlah generasi, sementara Maliq & D'Essentials dan Bernadya menghadirkan warna musik yang dekat dengan pendengar dari generasi berikutnya.
Menariknya, panitia tidak secara khusus menempatkan musisi alumni Unpad sebagai penampil utama.
“Begitu banyak alumni Unpad yang setiap hari sudah bekerja, berkarya, dan berkontribusi di bidangnya masing-masing. Jadi untuk satu malam, biarlah alumni datang sebagai penonton. Kali ini giliran teman-teman musisi dari luar yang menghibur alumni Unpad—semuanya,” ujar Edwin.
Konsep tersebut menunjukkan bahwa Homecoming Festival tidak hanya ingin mengangkat keberadaan alumni, tetapi juga menghadirkan ruang hiburan yang dapat dinikmati seluruh masyarakat.
Bagi IKA Unpad, pesta dan hiburan bukan tujuan akhir dari kegiatan. Kepulangan diharapkan menghasilkan sesuatu yang tetap bertahan setelah acara selesai.
Selain penghijauan melalui Alumni Garden, Homecoming Festival juga menjadi momentum untuk menyosialisasikan Dana Abadi Universitas Padjadjaran. Dana tersebut diharapkan dapat mendukung keberlanjutan pendidikan dan membuka kesempatan pembelajaran yang semakin baik bagi mahasiswa Unpad pada masa kini dan masa mendatang.
Panitia juga bekerja sama dengan sejumlah lembaga sosial untuk membuka ruang bagi alumni maupun masyarakat yang ingin menyalurkan donasi kepada berbagai kelompok yang membutuhkan.
Dengan demikian, konsep “pulang” yang ditawarkan IKA Unpad tidak berhenti pada reuni. Kepulangan diterjemahkan sebagai kesempatan untuk membangun kembali hubungan, membuka kerja sama, mendukung pendidikan, menjaga lingkungan, serta memberikan manfaat kepada masyarakat.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!