Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026 12.517 Jiwa di Kota Sukabumi Terdampak Kesulitan Air Bersih 25 Aug 2026 5G-A Dukung Robot Humanoid Bertanding di Beijing 25 Aug 2026 BPBD Kota Sukabumi Catat Empat Kejadian Kebakaran Lahan Selama Agustus 25 Aug 2026 ECOVACS Bawa Robot Rumah Pintar ke Singapore Pop Toy Show 2026 25 Aug 2026 Konser Masih Jadi Primadona, Warga Hong Kong Makin Gemar Beli Tiket Mendadak 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026 12.517 Jiwa di Kota Sukabumi Terdampak Kesulitan Air Bersih 25 Aug 2026 5G-A Dukung Robot Humanoid Bertanding di Beijing 25 Aug 2026 BPBD Kota Sukabumi Catat Empat Kejadian Kebakaran Lahan Selama Agustus 25 Aug 2026 ECOVACS Bawa Robot Rumah Pintar ke Singapore Pop Toy Show 2026 25 Aug 2026 Konser Masih Jadi Primadona, Warga Hong Kong Makin Gemar Beli Tiket Mendadak 25 Aug 2026

Hodak Kecewa! Persib Buang Kemenangan di Depan Mata

ED
Selasa, 21 April 2026 | 06:30 WIB
Bagikan
Hodak Kecewa! Persib Buang Kemenangan di Depan Mata

VISI.NEWS | BANTEN - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai timnya hanya bermain imbang 2-2 melawan Dewa United pada pekan ke-28 Super League 2025–2026. Laga yang berlangsung di Stadion Internasional Banten, Senin (20/4/2026), menyisakan penyesalan mendalam bagi kubu Maung Bandung.

Dalam pertandingan tersebut, Persib harus bekerja keras setelah tertinggal dua gol lebih dulu. Gol pembuka dicetak Alex Martins Ferreira pada menit ke-24, disusul gol kedua dari Ricky Kambuaya pada menit ke-61 yang membuat posisi Persib semakin tertekan.

Namun Persib menunjukkan karakter dengan bangkit di paruh akhir laga. Thom Haye memperkecil ketertinggalan lewat eksekusi penalti pada menit ke-77. Momentum itu berlanjut ketika Andrew Jung mencetak gol penyama melalui sundulan pada menit ke-86.

Meski berhasil menyelamatkan satu poin, Hodak menilai hasil tersebut tetap mengecewakan. Ia menegaskan timnya seharusnya mampu meraih kemenangan jika bermain lebih disiplin dan minim kesalahan.

“Pertandingan yang menarik, banyak gol, peluang, dan kejadian penting. Dari sisi menyerang, kami tidak terlalu buruk karena bisa mengejar ketertinggalan. Tapi seharusnya kami bisa mencetak lebih banyak gol,” ujar Hodak usai pertandingan.

Pelatih asal Kroasia itu secara khusus menyoroti kesalahan mendasar yang dilakukan anak asuhnya, terutama pada proses terjadinya gol pertama. Ia menilai pemain kehilangan fokus dan terlalu cepat berhenti bermain.

“Gol pertama seperti anak-anak. Kami berhenti bermain karena mengira bola sudah keluar. Itu kesalahan yang tidak boleh terjadi di level ini,” tegasnya.

Selain itu, Hodak juga mengkritik gol kedua yang dinilainya terjadi akibat kesalahan individu pemain. Menurutnya, detail kecil seperti ini menjadi pembeda dalam pertandingan ketat.

“Kami membuat beberapa kesalahan yang seharusnya bisa dihindari. Gol kedua juga datang dari kesalahan individu. Hal-hal seperti ini sangat merugikan tim,” tambahnya.

Hasil imbang ini membuat Persib harus puas membawa pulang satu poin, meski sempat berada dalam posisi sulit. Di sisi lain, Dewa United gagal mempertahankan keunggulan dua gol yang sudah mereka raih.

Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi dan penuh tensi. Kedua tim sama-sama menampilkan permainan menyerang yang terbuka, sehingga menciptakan banyak peluang sepanjang laga.

Namun bagi Persib, hasil ini menjadi catatan penting dalam upaya mereka bersaing di papan atas klasemen. Inkonsistensi dan kesalahan elementer masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.

Kebangkitan di akhir laga memang menunjukkan mentalitas kuat, tetapi Hodak menegaskan bahwa timnya tidak boleh terus-menerus bergantung pada comeback dramatis.

Ia berharap para pemain bisa belajar dari kesalahan tersebut dan tampil lebih fokus sejak menit awal pada pertandingan berikutnya.

Dengan kompetisi yang semakin ketat, setiap poin menjadi sangat berharga. Persib dituntut tampil lebih solid jika ingin tetap berada dalam jalur perebutan gelar musim ini.

Hasil ini sekaligus menjadi pengingat bahwa dalam sepak bola modern, satu momen lengah bisa berujung fatal—dan Persib merasakannya secara langsung di laga ini.

@uli

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.