Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Cuaca Bandung Rabu (5/8/2026) Cerah Berawan, Suhu 31 Derajat Celsius 5 Aug 2026 Persija Tersingkir! Persib Lolos ke Final Piala Presiden 4 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Cuaca Bandung Rabu (5/8/2026) Cerah Berawan, Suhu 31 Derajat Celsius 5 Aug 2026 Persija Tersingkir! Persib Lolos ke Final Piala Presiden 4 Aug 2026

Hilal Belum Memenuhi Kriteria, Lebaran 2026 Diprediksi 21 Maret

ED
Kamis, 19 Maret 2026 | 17:34 WIB
Bagikan
Hilal Belum Memenuhi Kriteria, Lebaran 2026 Diprediksi 21 Maret

VISI.NEWS | JAKARTA - Anggota Tim Rukyatul Hilal Kementerian Agama Republik Indonesia, Cecep Nurwendaya, menyampaikan bahwa posisi hilal di Indonesia belum memenuhi kriteria yang ditetapkan MABIMS dalam menentukan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri 2026.

Berdasarkan hasil perhitungan hisab menggunakan standar MABIMS, awal Syawal diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. “Sehingga tanggal 1 Syawal 1447 Hijriah secara hisab MABIMS bertepatan dengan hari Sabtu Paing, 21 Maret 2026 Masehi,” ujar Cecep pada Kamis (19/3/2026).

MABIMS sendiri merupakan forum kerja sama kementerian agama negara-negara Asia Tenggara, yang melibatkan Indonesia, Malaysia, dan Singapura dalam menyusun standar bersama penentuan awal bulan Hijriah.

Cecep menjelaskan bahwa kriteria MABIMS mensyaratkan dua parameter utama yang harus terpenuhi secara bersamaan, yakni tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat. Kedua indikator ini menjadi acuan penting dalam menentukan kemungkinan hilal dapat terlihat.

Namun, pada 29 Ramadan 1447 Hijriah atau 19 Maret 2026, kondisi tersebut belum terpenuhi. Di sebagian wilayah Provinsi Aceh, tinggi hilal memang telah mencapai 3 derajat, tetapi nilai elongasinya masih berada di bawah batas minimum yang ditentukan.

Secara umum, tinggi hilal di seluruh wilayah Indonesia berada pada kisaran 0,91 derajat hingga 3,13 derajat. Sementara itu, elongasi hilal berkisar antara 4,54 derajat hingga 6,10 derajat, yang berarti belum ada satu pun daerah yang memenuhi kedua syarat secara bersamaan.

Kondisi ini menyebabkan secara teoritis hilal diprediksi tidak dapat terlihat saat pelaksanaan rukyatul hilal. Dengan kata lain, peluang terlihatnya bulan sabit sebagai penanda awal Syawal sangat kecil berdasarkan perhitungan astronomi.

Meski demikian, Cecep menegaskan bahwa metode hisab hanya berfungsi sebagai informasi awal. Penetapan resmi awal Syawal tetap bergantung pada hasil rukyatul hilal yang dilakukan di berbagai titik pemantauan di seluruh Indonesia.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.