HIKMAH | Adab Murid dalam Menuntut Ilmu: Cermin dari Kisah Nabi Musa dan Nabi Khidhir

ED
Jumat, 12 Desember 2025 | 05:40 WIB
Bagikan
HIKMAH | Adab Murid dalam Menuntut Ilmu: Cermin dari Kisah Nabi Musa dan Nabi Khidhir

Imam Fakhruddin ar-Razi dalam tafsirnya juga menegaskan bahwa dalam ayat ini terkandung banyak adab dan kelembutan yang ditunjukkan Nabi Musa. Di antaranya, sikap rendah hati, meminta izin dengan sopan, serta mengakui keterbatasan diri. Nabi Musa tidak langsung mendominasi atau memaksakan diri untuk belajar, melainkan ia terlebih dahulu meminta izin dari Nabi Khidhir. Ini mengajarkan kita bahwa murid seharusnya tidak terburu-buru untuk mendapatkan ilmu tanpa mempedulikan etika dan rasa hormat kepada guru.

Lebih lanjut, Imam ar-Razi menjelaskan dua belas bentuk adab yang dapat dipetik dari kisah Nabi Musa dan Nabi Khidhir. Salah satunya adalah merendahkan diri di hadapan guru dan mengakui bahwa ilmu yang dimiliki tidaklah lengkap. Dalam proses belajar, seorang murid seharusnya tidak meminta ilmu secara berlebihan, melainkan hanya meminta apa yang bermanfaat. Hal ini mencerminkan sikap tawadhu dan kesadaran bahwa ilmu yang sesungguhnya hanya datang dari Allah, dan guru hanya menjadi perantara untuk menyampaikan ilmu tersebut.

Salah satu poin penting lainnya adalah menghargai guru sebagai perantara nikmat Allah. Dalam ayat tersebut, Nabi Musa mengakui bahwa ilmu yang disampaikan oleh Nabi Khidhir adalah bagian dari ilmu yang telah diajarkan Allah. Murid hendaknya juga mengingat bahwa guru adalah orang yang memberi petunjuk dan penerang jalan menuju kebaikan, baik di dunia maupun akhirat. Ini menunjukkan betapa pentingnya menghormati guru, karena tanpa mereka, banyak pengetahuan yang tidak akan dapat diterima.

Dalam dunia yang serba cepat dan pragmatis ini, teknologi dan metode pembelajaran yang semakin canggih sering kali membuat kita melupakan adab dalam menuntut ilmu. Interaksi guru dan murid tidak lagi terbatas pada pertemuan tatap muka, tetapi juga melalui media digital. Oleh karena itu, penting bagi keduanya untuk tetap menjaga etika dalam berkomunikasi, baik secara langsung maupun melalui platform digital. Murid harus tetap menunjukkan rasa hormat dan kerendahan hati kepada guru, meskipun medium pembelajaran berubah.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.