Heboh Penarikan 40 Merek Beras, Bos Bulog Sidak Ritel Modern, Ini Hasilnya

Desi Rossilawati
Kamis, 6 Agustus 2026 | 13:37 WIB
Bagikan
Heboh Penarikan 40 Merek Beras, Bos Bulog Sidak Ritel Modern, Ini Hasilnya

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani saat melakukan inspeksi mendadak di salah satu ritel modern di kawasan Radio Dalam, Jakarta, Rabu (5/8/2026) malam./visi.news/Humas Bulog.

Dalam inspeksi tersebut, Rizal juga membandingkan harga beras premium Bulog dengan sejumlah merek lain yang dijual di ritel modern. Beras premium Bulog merek Punokawan maupun Befood Sentra Ramos dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp74.500 per kemasan 5 kilogram.

Sementara itu, beberapa merek lain dijual dengan harga yang lebih tinggi, di antaranya Anak Raja seharga Rp94.500 per 5 kilogram dan Topi Koki Rp126.900 per 5 kilogram.

"Kalau ini bisa dilihat, ini beras kita, beras Bulog harganya Rp74.500 per 5 kg, baik Befood Sentra Ramos maupun Punokawan Rp74.500. Nah contoh nih beras Anak Raja Rp94.500, Topi Koki ini yang 5 kg Rp126.900. Jadi harganya cukup jauh, ini dengan Anak Raja saja bedanya Rp20.000 apalagi dengan Topi Koki, Topi Koki bedanya hampir sekitar Rp50.000 lebih," sebut Rizal.

Menurutnya, keberadaan beras premium Bulog merupakan bentuk intervensi pemerintah untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh beras berkualitas dengan harga yang terjangkau.

"Nah ini menunjukkan kehadiran negara memberikan harga-harga yang terendah kepada masyarakat. Tujuannya di situasi saat ini perlu support dari pemerintah untuk memberikan harga yang terbaik untuk konsumen, khususnya masyarakat," katanya.

Selain melakukan sidak, Bulog juga telah menginstruksikan seluruh kantor wilayah untuk menggelontorkan stok beras premium yang tersedia di gudang sebagai langkah antisipasi setelah penarikan produk beras fortifikasi.

"Ya kita dorong terus, kami sudah sampaikan melalui zoom meeting seluruh Indonesia untuk menggelontorkan beras-beras premium yang dimiliki di gudang, untuk keperluan masyarakat, antisipasi terkait dengan nanti akan dilaksanakan penarikan beras-beras yang fortifikasi yang tidak sesuai dengan komposisinya demikian," pungkas Rizal.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.