Hasil Survei SMRC: Tingkat Kepuasan ke Jokowi Naik 79,7%
Dalam survei ini juga ditemukan bahwa sebanyak 78% pemilih cukup percaya kemampuan presiden Jokowi bisa membawa Indonesia keluar dari krisis. "Hanya 18% yang tidak percaya, dan 4% tidak menjawab, " jelasnya.
Deni menjelaskan bahwa “pemilih kritis” adalah pemilih yang punya akses ke sumber-sumber informasi sosial-politik secara lebih baik karena mereka memiliki telepon atau cellphone sehingga bisa mengakses internet untuk mengetahui dan bersikap terhadap berita-berita sosial-politik. Mereka umumnya adalah pemilih kelas menengah bawah ke kelas atas, lebih berpendidikan, dan cenderung tinggal di perkotaan. Mereka juga cenderung lebih bisa memengaruhi opini kelompok pemilih di bawahnya. Total pemilih kritis ini secara nasional diperkirakan 80%.
"Pemilihan sampel dalam survei ini dilakukan melalui metode random digit dialing (RDD). RDD adalah teknik memilih sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak. Dengan teknik RDD sampel sebanyak 915 responden dipilih melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak. Margin of error survei diperkirakan ±3.3% pada tingkat kepercayaan 95%, asumsi simple random sampling," paparnya.
Lebih lanjut Deni menjelaskan bahwa wawancara dengan responden dilakukan lewat telepon oleh pewawancara yang terlatih pada rentang waktu 23-24 Mei 2023.@nia
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!