Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026

Harus Kuat Kekitaan bukan Keakuan

ED
Minggu, 24 Juli 2022 | 05:13 WIB
Bagikan
Harus Kuat Kekitaan bukan Keakuan

VISI.NEWS | JAKARTA - Sejatinya dalam kehidupan sosial, menurut pandangan Al Quran, daya tarik “kekitaan” untuk memikirkan dan mewujudkan kemaslahatan bersama harus lebih kuat daripada daya tarik “keakuan” yang hanya semata memikirkan kepentingan diri sendiri.

Dengan kata lain bahwa, kehidupan yang harmonis, sejuk, dan indah adalah menempatkan “keakuan” dalam “kekitaan”.

Sejarah hitam kemanusiaan dari putra Adam a.s.(Qabil) yang lebih mendahulukan sifat ke’aku’annya diabadikan dalam Al-Quran untuk menjadi nasihat yang berharga bagi kita semua.

Bahwa kehidupan yang tidak berbasis semangat berkurban akan mengorbankan kehidupan orang lain dan ini adalah pelanggaran kemanusiaan.

Bentuk kehidupan yang diwarnai dengan sifat angkuh, rakus, iri, dengki serta semacamnya membutakan hati untuk lebih bijaksana dalam bersikap, bertutur dan berprilaku, susah mendapatkan hidayah, dan akan meracuni pertimbangan akal sehat manusia, dan semakin menyeretnya menjauh dari Allah SWT.

Qabil dengan hati yang angkuh, iri, rakus berontak dan menolak kebijakan ayahnya sendiri (Adam ) yang pada akhirnya berujung dengan sebuah tragedi kemanusiaan dengan membunuh saudaranya (Habil) dalam genggaman tangannya sendiri tanpa berprikemanusiaan. Betapa nistanya hati yang dikuasai sifat rakus, arogan, benci, dan iri.

Demikian penggalan isi khutbah Iduladha 1443 H beberapa waktu lalu yang disampaikan oleh Ketua Bidang Fatwa MUI Sulsel Dr KH Ruslan Wahab MA. @fen/sumber mui.or.id/muisulsel.com

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.