Haru-Dhani Deklarasikan Satgas Antipolitik Uang di Pilkada Bandung
VISI.NEWS | KOTA BANDUNG - Jelang hari pencoblosan Pilkada Kota Bandung 2024, berbagai komunitas dan organisasi kemasyarakatan di Kota Bandung bersama pasangan calon wali kota dan wakil wali kota nomor urut 2, Haru Suandharu dan Dhani Wirianata, membentuk dan mendeklarasikan Satgas HD Antipolitik Uang pada Jumat (22/11/2024) malam.
Pembentukan satgas ini bertujuan untuk mengawal proses Pilkada Kota Bandung agar berkualitas dan bebas dari praktik politik uang.
Calon wali kota Bandung, Haru Suandharu, menegaskan bahwa proses demokrasi dalam penyelenggaraan Pilkada yang berkualitas tidak boleh ternodai oleh praktik money politics.
"Kita ingin Kota Bandung pilkada nya berkualitas. Untuk dapat hasil yang berkualitas, demokrasi ini tidak boleh tercederai oleh money politik,” kata Haru seusai deklarasi, seperti dalam rilis, Sabtu (23/11/2024) malam.
Haru juga menambahkan bahwa dalam kondisi ekonomi yang sulit saat ini, ada potensi munculnya pihak-pihak yang akan memengaruhi masyarakat untuk tidak menggunakan hati nurani dalam menggunakan hak pilihnya.
"Kita mengetahui bahwa kondisi saat ini sedang sulit, khususnya secara ekonomi. Ini bisa menimbulkan potensi pihak-pihak yang memanfaatkan situasi untuk membujuk masyarakat agar tidak menggunakan hati nurani, melainkan dengan iming-iming uang ala kadarnya,” sambungnya.
Sementara itu, calon wakil wali kota Bandung nomor urut 2, Dhani Wirianata, meminta masyarakat untuk berani menolak praktik jual-beli suara, atau yang lebih dikenal sebagai serangan fajar, menjelang hari pencoblosan pada 27 November mendatang.
Dhani menegaskan bahwa nilai uang yang diberikan dalam praktik politik uang tidak sebanding dengan masa depan Kota Bandung selama lima tahun ke depan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!