Harta Hasil dari Politik Uang, Anak Bisa Sombong dan Sulit Dinasihati

ED
Kamis, 26 Oktober 2023 | 06:03 WIB
Bagikan
Harta Hasil dari Politik Uang, Anak Bisa Sombong dan Sulit Dinasihati

Ketika kemudian wali keluar rumah, dilihatnya sebagai sosok yang penuh rendah hati, tawadhu’ dan sempurna akhlakul karimah-nya, laiknya orang-orang saleh lain yang sering dijumpainya.

Makin heran ia dibuatnya. Ada wali yang sangat sempurna akhlaknya seperti ini, kok bisa-bisanya punya anak yang sangat angkuh dan sombong. Menjawab salam yang hukumnya wajibpun enggan.   “Bagaimana bisa Syekh semulia ini punya anak seperti itu?"  gumamnya di hati.

Penasarannya pun tak lagi tertahan, sehingga ia nekat menanyakan kejanggalan itu kepada Syekh Wali.   “Tak usah heran. Sebab, sungguh aku pernah mengalami kelaparan beberapa hari. Karena sudah tak tertahankan, maka aku kabarkan kondisiku ini kepada tetanggaku.

Lalu ia membawakanku bantuan makanan dari rumah pejabat, karena ia orang dekatnya," ungkapnya.   "Nah, setelah aku memakannya, tiba-tiba hasrat birahiku naik. Nah, anak inilah kiranya lahir dari energi makanan itu," jawab Syekh Wali berterus-terang.

Kisah selengakapnya dapat dibaca dalam kitab Al-Jawahir Al-Lu‘lu‘iyah karya Al-Jurdani. (Muhammad bin Abdullah Al-Jurdani, Al-Jawahir Al-Lu‘lu‘iyah fi Syarhil Arba’inan Nawawiyah, ), halaman 141.

Merujuk kisah ini, harta pejabat dalam konteks kisah di atas yang belum jelas halal haramnya atau berstatus syubhat saja, berisiko besar seperti itu, membuat anak yang lahir darinya sulit dinasehati, angkuh penuh kesombongan. Apalagi harta hasil politik uang yang jelas-jelas haram? Tentu lebih berisiko.

Seorang Muslim juga sudah sangat paham bahwa makanan haram, minuman haram, pakaian haram akan menghalangi doa-doanya.

Hal ini sebagaimana kesaksian Abu Hurairah saat Nabi Muhammad saw menyebutkan ada orang yang telah melakukan perjalanan ibadah yang sangat panjang sampai tubuh dan pakaiannya berubah dekil dan berdebu, yang berdoa dengan mengangkat kedua tangannya ke atas. “Ya Rabb, ya Rabb …”, tapi tak bisa terkabulkan doanya, karena makanannya, minumannya, dan pakaiannya haram. Demikian pula sejak kecil ia dikasih asupan makanan yang haram.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.