Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Bupati Bandung: Simbol Kesucian dan Kemenangan bagi Umat Islam
Sembilan, realisasi program insentif guru ngaji di Kabupaten Bandung pada tahun 2023 mencapai 15.666 orang atau 97,92 persen dari target 16.000 orang.
Pada tahun 2024, jumlah penerima manfaat meningkat menjadi 15.861 orang atau 99,13 dari target. Program ini didukung dengan total alokasi anggaran sebesar Rp 67,2 miliar, dengan realisasi sebesar Rp 66,39 miliar.
"Dari tahun 2023, kami juga telah merealisasikan insentif bagi ustadz-ustadzah, takmir dan marbot masjid berikut BPJS Ketenagakerjaan, dengan target penerima 4.000 orang per tahun dengan total anggaran Rp 4,8 miliar," katanya.
Sepuluh, dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia dan rata-rata lama sekolah, Pemkab Bandung telah melaksanakan program Beasiswa Ti Bupati (Besti) dengan realisasi anggaran Rp 1,09 miliar pada 2022, Rp 2,97 miliar pada 2023, dan Rp 5,75 miliar pada 2024. Sejak 2022 hingga 2024, program ini telah memberikan manfaat kepada 455 mahasiswa.
"Selain Besti, kami juga mencanangkan beasiswa Indonesia emas daerah (BIED) dengan kuota 50 mahasiswa per tahun untuk mendukung akses pendidikan yang lebih luas.
Sebelas, di bidang lingkungan, persentase volume sampah yang terkelola di Kabupaten Bandung terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2023, sampah yang berhasil dikelola mencapai 81,09 persen, dan pada tahun 2024 meningkat signifikan menjadi 87,65 persen.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk semakin peduli dalam mengelola sampah dengan cara mengurangi, memilah, dan mendaur ulang," katanya.
Duabelas, Kabupaten Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam tata kelola pemerintahan yang baik. Opini wajar tanpa pengecualian (WTP) berhasil diraih sebanyak 8 kali berturut-turut dalam penyampaian laporan keuangan pemerintah daerah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!