Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Bupati Bandung: Simbol Kesucian dan Kemenangan bagi Umat Islam
Lebih jauh penghargaan ini juga merupakan pengakuan atas prestasi kolektif Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung dengan dukungan yang kuat dari DPRD, unsur Forkopimda serta kerjasama dengan dunia usaha, akademisi, insan media dan seluruh masyarakat Kabupaten Bandung.
"Pada kesempatan yang penuh kebahagiaan ini, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berperan aktif sebagai penggerak penyelenggaraan pemerintah. Saya juga bersama saudara Ali Syakieb mohon doa dan dukungan agar Kabupaten Bandung kedepan dapat terus menorehkan prestasi gemilang dalam pembangunan," tuturnya.
Dalam perjalanan pembangunan di tahun 2025 ini, Pemkab Bandung akan terus mengoptimalkan 13 program strategis. Sejalan dengan itu, seiring perjalanan panjang yang telah dilalui, Kabupaten Bandung mengalami perubahan signifikan dari berbagai aspek.
Pertama, indeks pembangunan manusia (IPM) Kabupaten Bandung tahun 2024 mencapai 74,59 poin meningkat 0,56 poin dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 74,03 poin.
"Peningkatan IPM tersebut dicapai melalui kontribusi indeks pendidikan 65,89 poin, indeks kesehatan 84,97 poin serta indeks pengeluaran (daya beli) 74,12 poin," ujarnya.
Kedua, tingkat kemiskinan tahun 2024 sebesar 6,19 persen, turun 0,21 persen dari tahun 2023 sebesar 6,40 persen.
"Patut kita syukuri tingkat kemiskinan ekstrim di Kabupaten Bandung mengalami penurunan pula, semula di tahun 2023 mencapai 1,22 persen, di tahun 2024 menurun menjadi 0,50 persen," ujar Kang DS.
Ketiga, laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bandung tahun 2024 mencapai 5,04 persen, LPE ini lebih tinggi dibandingkan dengan LPE nasional dan provinsi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!