Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Truk Masuk Jurang Cisarakan Sukabumi, Sopir Tewas 26 Aug 2026 Kabut Asap Karhutla Jambi Makin Pekat, Ganggu Kesehatan dan Sekolah 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Truk Masuk Jurang Cisarakan Sukabumi, Sopir Tewas 26 Aug 2026 Kabut Asap Karhutla Jambi Makin Pekat, Ganggu Kesehatan dan Sekolah 26 Aug 2026

Hari Pasar Modal Indonesia: Sejarah dan Kontribusi untuk Bangsa

ED
Senin, 3 Juni 2024 | 08:33 WIB
Bagikan
Hari Pasar Modal Indonesia: Sejarah dan Kontribusi untuk Bangsa

VISI.NEWS | JAKARTAHari ini, Indonesia memperingati Hari Pasar Modal, sebuah momen penting yang menandai sejarah panjang dan kontribusi pasar modal terhadap perekonomian nasional. Tanggal 3 Juni dipilih berdasarkan peristiwa penting dalam sejarah pasar modal Indonesia, yaitu pembukaan kembali Bursa Efek Jakarta pada tahun 1977 setelah sempat vakum karena berbagai faktor historis, termasuk perang dunia dan perpindahan kekuasaan dari pemerintah kolonial ke pemerintah Republik Indonesia.

Sejarah Pasar Modal di Indonesia

Pasar modal di Indonesia memiliki sejarah yang dimulai jauh sebelum kemerdekaan, tepatnya pada tahun 1912 ketika pasar modal didirikan oleh pemerintah Hindia Belanda di Batavia. Namun, perkembangan pasar modal mengalami pasang surut, terutama karena pengaruh Perang Dunia I dan II serta perpindahan kekuasaan ke tangan pemerintah Republik Indonesia.

Pada tanggal 3 Juni 1952, Bursa Efek Indonesia dibuka kembali setelah beberapa kali ditutup akibat perang dunia, dan hari tersebut kemudian ditetapkan sebagai Hari Pasar Modal di Indonesia. Operasional bursa pada waktu itu dilakukan oleh Perserikatan Perdagangan Uang dan Efek (PPUE), yang terdiri dari bank negara, bank swasta, dan para pialang efek¹.

Kontribusi Pasar Modal untuk Indonesia

Pasar modal berperan penting dalam menghubungkan aliran dana jangka panjang yang sesuai dengan kriteria pasarnya secara efisien, yang pada gilirannya menunjang pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Pasar modal menyediakan berbagai alternatif bagi para investor untuk berinvestasi, tidak hanya dalam bentuk saham dan obligasi tetapi juga dalam emas, asuransi, tanah, dan lainnya.

Pada Agustus 1977, Presiden kedua RI Soeharto meresmikan Bursa Efek Jakarta dengan mengeluarkan Keputusan Presiden No. 52 Tahun 1976 tentang pendirian Pasar Modal, membentuk Badan Pembina Pasar Modal, serta Badan Pelaksana Pasar Modal (BAPEPAM). Ini menjadi langkah penting dalam mengaktifkan kembali dan memajukan pasar modal Indonesia.

Visi dan Misi Pasar Modal Indonesia

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.