Harga Pangan Nasional Melonjak, Cabai Rawit Tembus Rp119 Ribu

Desi Rossilawati
Jumat, 3 April 2026 | 09:44 WIB
Bagikan
Harga Pangan Nasional Melonjak, Cabai Rawit Tembus Rp119 Ribu

VISI.NEWS | BANDUNG - Data terbaru menunjukkan harga pangan nasional mengalami pergerakan signifikan di sejumlah komoditas utama. Berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), harga pangan untuk cabai rawit merah mencapai Rp119.400 per kilogram, sementara daging ayam ras berada di angka Rp52.150 per kilogram pada perdagangan Jumat pagi.

Informasi tersebut dihimpun dari Bank Indonesia melalui sistem pemantauan harga yang dikelola dalam PIHPS. Data dirilis pada Jumat (3/4/2026) pukul 09.50 WIB di Jakarta dan mencerminkan kondisi harga pangan di tingkat pedagang eceran secara umum.

Perkembangan harga pangan ini menunjukkan variasi harga pada berbagai komoditas kebutuhan pokok, mulai dari cabai, bawang, beras, hingga produk protein hewani dan minyak goreng.

Perkembangan Harga Pangan Nasional Hari Ini

Dalam laporan terbaru, harga pangan untuk komoditas cabai rawit merah tercatat sebagai salah satu yang tertinggi, yakni Rp119.400 per kilogram. Selain itu, cabai merah besar berada di harga Rp82.500 per kilogram, cabai merah keriting Rp53.450 per kilogram, dan cabai rawit hijau Rp56.550 per kilogram.

Komoditas lain dalam harga pangan yang juga tercatat adalah bawang merah di harga Rp68.150 per kilogram dan bawang putih Rp55.950 per kilogram. Kedua komoditas ini termasuk dalam kebutuhan pokok rumah tangga yang sering mengalami fluktuasi harga.

Pada kelompok beras, harga pangan mencatat variasi berdasarkan kualitas. Beras kualitas bawah I berada di harga Rp17.550 per kilogram dan kualitas bawah II Rp17.650 per kilogram. Sementara itu, beras kualitas medium I mencapai Rp19.250 per kilogram dan medium II Rp18.900 per kilogram.

Adapun beras kualitas premium atau super dalam harga pangan nasional tercatat lebih tinggi, yaitu Rp20.750 per kilogram untuk kualitas super I dan Rp20.350 per kilogram untuk kualitas super II.

Komoditas Protein dan Gula dalam Harga Pangan Nasional

Pada sektor protein hewani, menunjukkan bahwa daging ayam ras berada di angka Rp52.150 per kilogram. Sementara itu, telur ayam ras tercatat Rp42.050 per kilogram.

Untuk daging sapi, mencatat harga Rp163.750 per kilogram untuk kualitas I dan Rp160.000 per kilogram untuk kualitas II.

Selain itu, komoditas gula dalam harga pangan juga mengalami variasi. Gula pasir kualitas premium berada di harga Rp26.750 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal tercatat Rp22.250 per kilogram.

Harga Minyak Goreng dalam Harga Pangan Nasional

Dalam kelompok minyak goreng, menunjukkan harga minyak goreng curah sebesar Rp22.050 per liter. Untuk minyak goreng kemasan bermerek I tercatat Rp27.950 per liter, sedangkan kemasan bermerek II berada di harga Rp25.500 per liter.

Perbedaan harga ini dalam harga pangan menunjukkan variasi berdasarkan jenis dan kualitas produk yang tersedia di pasar.

Pemantauan Harga Pangan Nasional Secara Berkala

Pemantauan harga pangan nasional dilakukan secara rutin untuk memberikan gambaran kondisi pasar. Data ini mencakup berbagai komoditas strategis yang berpengaruh terhadap kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Dengan adanya sistem PIHPS, perubahan harga pangan ini dapat diketahui secara cepat, sehingga memudahkan pemangku kepentingan dalam mengambil langkah sesuai kebutuhan.

Selain itu, informasi harga pangan juga digunakan sebagai referensi dalam pengendalian inflasi serta stabilitas ekonomi.

Variasi Harga di Tingkat Eceran

Data yang disajikan dalam harga pangan nasional merupakan harga rata-rata di tingkat pedagang eceran. Hal ini berarti harga di setiap daerah dapat berbeda tergantung pada kondisi distribusi dan pasokan.

Meskipun demikian, data harga pangan tetap menjadi indikator penting dalam melihat tren harga secara umum di Indonesia.

Komoditas yang Mendominasi Harga Pangan Nasional

Dari keseluruhan data, komoditas cabai menjadi salah satu yang mendominasi pergerakan harga pangan nasional. Harga cabai rawit merah yang mencapai Rp119.400 per kilogram menjadi yang tertinggi dibandingkan komoditas lain.

Selain cabai, komoditas seperti daging sapi dan beras premium juga menjadi bagian penting dalam struktur harga pangan nasional.

Transparansi Data Harga Pangan Nasional

Sistem PIHPS yang digunakan dalam memantau harga pangan nasional dirancang untuk memberikan transparansi kepada publik. Informasi harga diperbarui secara berkala dan dapat diakses secara terbuka.

Dengan demikian, masyarakat dapat mengetahui perkembangan harga pangan nasional secara langsung dari sumber resmi tanpa perantara. @desi

Riyono Caping: Tiga Saran PKS untuk Menjaga Pangan nasional

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS)

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.