Harga Pangan Bandung Bergerak, Cabai Turun Ayam Murah
Harga kebutuhan pokok di Kota Bandung terpantau relatif stabil, dengan pasokan pangan dipastikan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. /visi.news/ist
Kepala Disdagin Kota Bandung, Rony Ahmad Nurudin, mengatakan ketersediaan kebutuhan pokok sejauh ini masih mencukupi kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pengawasan harga dilakukan secara rutin agar fluktuasi pasar bisa segera diantisipasi. Selain pangan, pemerintah juga terus memonitor distribusi kebutuhan strategis lain seperti beras, minyak goreng, bahan bakar minyak (BBM), dan bahan bakar gas (BBG).
“Pemantauan dilakukan bukan hanya untuk harga, tetapi juga memastikan distribusi lancar sehingga tidak ada gangguan pasokan di masyarakat,” ujarnya.
Pemkot Bandung juga mengintensifkan koordinasi dengan distributor, pedagang pasar, hingga pelaku usaha guna menjaga keseimbangan pasokan. Langkah ini dinilai penting mengingat perubahan cuaca, biaya logistik, dan dinamika nasional kerap mempengaruhi harga bahan pangan di tingkat lokal.
Pengamat ekonomi menilai stabilitas harga di pasar tradisional Bandung menjadi sinyal positif bagi ketahanan pangan kota. Terlebih di tengah tekanan ekonomi dan potensi gangguan distribusi, kemampuan menjaga harga tetap terkendali menjadi indikator kuat efektivitas pengawasan pemerintah daerah.
Meski situasi masih aman, masyarakat tetap diminta bijak berbelanja dan tidak melakukan panic buying. Pemerintah juga membuka ruang pengawasan bersama dengan masyarakat untuk melaporkan bila ditemukan lonjakan harga yang tidak wajar di lapangan.
Dengan tren harga yang masih terkendali, Bandung untuk sementara berhasil menjaga dapur warga tetap aman. Namun tantangan ke depan tetap besar: menjaga pasokan, menahan gejolak harga, dan memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau di tengah tekanan ekonomi yang belum sepenuhnya reda.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!