Harga Kripto Hari Ini, Senin 2 Februari 2026: Bitcoin dan Ethereum Terkoreksi
VISI.NEWS | BANDUNG - Harga kripto di pasar global bergerak melemah dalam 24 jam terakhir. Sejumlah aset kripto berkapitalisasi besar termasuk bitcoin (BTC) dan ethereum (ETH) terpantau terkoreksi, meski sebagian kecil masih mampu mencatatkan penguatan.
Tekanan jual terjadi seiring aksi profit taking investor, sementara volatilitas tetap tinggi di tengah ketidakpastian arah pasar.
Mengutip dari laman Coinmarketcap.com, Senin (2/2/202), Bitcoin (BTC) sebagai aset kripto terbesar mencatatkan pelemahan dalam 24 jam terakhir. Harga BTC turun 1,79% ke level USD 76.710,48. Koreksi ini membuat kapitalisasi pasar Bitcoin berada di kisaran USD 1,55 triliun, meski posisinya tetap dominan di pasar kripto global.
Ethereum (ETH) juga mengalami tekanan yang lebih dalam. Dalam periode 24 jam, ETH melemah 4,84% dan diperdagangkan di level USD 2.294,48. Penurunan ini menyeret kapitalisasi pasar Ethereum ke sekitar USD 280,27 miliar, seiring berkurangnya minat beli jangka pendek.
Tether (USDT) relatif stabil meskipun tercatat melemah tipis 0,01% dalam 24 jam terakhir. Harga USDT berada di kisaran USD 0,9988.
Binance Coin (BNB) turut mengalami koreksi harian. Harga BNB turun 1,92% ke level USD 758,61, dengan kapitalisasi pasar mencapai USD 103,83 miliar.
XRP melengkapi lima besar dengan pelemahan moderat. Dalam 24 jam terakhir, XRP turun 0,94% dan diperdagangkan di level USD 1,59. Meski terkoreksi, kapitalisasi pasar XRP masih bertahan di kisaran USD 97,51 miliar.
USD Coin (USDC) kembali menunjukkan kestabilannya. Dalam 24 jam terakhir, USDC melemah sangat tipis sebesar 0,01 persen dengan harga USD 0,9996. Kapitalisasi pasar USDC tercatat sekitar USD 70,28 miliar, menjadikannya stablecoin terbesar kedua di pasar.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!