Harga Kripto Anjlok: Apa Yang Terjadi di Pasar Cryptocurrency Hari Ini?
Editor
Desi Rossilawati
Rabu, 11 Desember 2024 | 08:00 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Harga Bitcoin dan sejumlah kripto teratas lainnya mengalami pergerakan harga yang beragam. Pada Rabu (11/12/2024).
Menurut data dari Coinmarketcap, Bitcoin (BTC), sebagai kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, mengalami pelemahan sebesar 0,19% dalam 24 jam terakhir, meskipun masih mencatatkan penguatan sebesar 0,19% dalam sepekan. Saat ini, harga Bitcoin diperdagangkan dilevel Rp.1,539,760,835.87.
Selanjutnya, Ethereum (ETH) juga menunjukkan pergerakan negatif dengan penurunan 1,48% dalam 24 jam dan 0,07% dalam sepekan, sehingga harga ETH saat ini berada di Rp.57,842,174.57 per koin. Di sisi lain, stablecoin Tether (USDT) justru mengalami peningkatan dengan kenaikan 0,27% dalam 24 jam, mengimbangi penurunan 0,43% yang terjadi dalam sepekan, dengan harga terbaru di Rp.15,924.55.
Kripto XRP meraih momentum positif dengan kenaikan signifikan sebesar 7,90% dalam 24 jam terakhir, setelah sebelumnya mengalami pelemahan 7,56% dalam sepekan, dan kini diperdagangkan di Rp.37,629.29 per koin.
Sementara itu, Solana (SOL) mengalami penurunan 0,51% dalam sehari dan 9,46% dalam sepekan, sehingga harganya berada di level Rp.3,405,491.96. Harga Binance Coin (BNB) juga turut merosot sebesar 0,94% dalam sehari dan 8,87% dalam sepekan, mencapai Rp.10,785,975.7 per koin.
Dalam berita yang terpisah, Baby Doge Coin (BabyDoge) mencuri perhatian pasar dengan kenaikan harga yang signifikan pada 10 Desember 2024. Dengan penguatan sebesar 19,72% dalam 24 jam terakhir, harga BabyDoge kini berada di Rp 0,00008321, dan volume perdagangan mencapai sekitar Rp 27,5 triliun.
Dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp 13,3 triliun dan peringkat sekarang di 117 di Coinmarketcap, Baby Doge Coin merupakan contoh bagaimana hype dapat memengaruhi nilai cryptocurrency meskipun tidak memiliki banyak keunggulan sebagai investasi.
Meskipun Baby Doge Coin dikenal sebagai koin komunitas, sebenarnya ia menerapkan biaya transaksi yang cukup tinggi, yaitu 10% untuk setiap perdagangan. Setengah dari biaya ini akan dibagikan kepada semua pemegang token yang ada, sementara setengahnya lainnya digunakan untuk likuiditas. Hal ini menunjukkan inovasi menarik dalam mekanisme pendanaan dan distribusi keuntungan dalam pasar kripto.
Dengan perkembangan ini, para investor diharapkan senantiasa waspada dan melakukan analisis mendalam sebelum berinvestasi dalam kripto, memanfaatkan peluang yang ada di pasar yang sangat fluktuatif ini. @berlin
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!