Hama Tikus Gerogoti Harapan Panen Petani di Gumukmas
Di tengah kekhawatiran yang terus meningkat, tokoh masyarakat sekaligus petani setempat, Moh Subur, mengaku prihatin melihat kondisi yang dialami warga. Ia menilai serangan hama kali ini tidak hanya mengancam hasil pertanian, tetapi juga kehidupan ekonomi keluarga petani.
“Banyak petani menggantungkan penghasilan dari panen musim ini. Ketika tanaman rusak, yang hilang bukan hanya hasil panen, tetapi juga harapan mereka untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga,” ujarnya.
Menurut Subur, para petani saat ini membutuhkan dukungan nyata agar tidak berjuang sendirian menghadapi serangan hama yang semakin meluas. Ia berharap pemerintah segera turun ke lapangan untuk memberikan bantuan pengendalian dan pendampingan yang dibutuhkan petani.
Sementara itu, menjelang senja, para petani masih terlihat menyusuri pematang sawah untuk memeriksa tanaman mereka. Meski dihantui ancaman gagal panen, mereka tetap bertahan menjaga lahan yang menjadi sumber penghidupan keluarga.
Di balik hamparan hijau pertanian Gumukmas, tersimpan kegelisahan yang sama, harapan agar tanaman yang tersisa dapat diselamatkan dan jerih payah selama berbulan-bulan tidak berakhir sia-sia.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!