Haji Ilegal Disorot, Jemaah Diminta Fokus Jaga Stamina
Sebagian calon jemaah haji Indonesia tiba di Saudi Arabia. /visi.news/iat
Selain pengawasan terhadap haji ilegal, Kemenhaj juga mengingatkan seluruh jemaah agar menjaga kondisi fisik menjelang puncak ibadah haji. Pasalnya, suhu di Makkah dan Madinah saat ini berkisar antara 38 hingga 42 derajat Celsius.
Jemaah diminta mengurangi aktivitas yang tidak mendesak, terutama pada siang hari, memperbanyak konsumsi air putih, menjaga pola makan, serta memaksimalkan waktu istirahat.
“Puncak haji adalah fase ibadah yang sangat membutuhkan stamina. Jangan sampai tenaga habis sebelum waktunya. Utamakan ibadah wajib, kurangi aktivitas yang menguras fisik, dan segera laporkan jika mengalami gangguan kesehatan sekecil apa pun,” kata Ichsan.
Perhatian khusus juga diberikan kepada jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, dan jemaah dengan penyakit penyerta atau komorbid. Mereka diminta selalu didampingi dan aktif berkoordinasi dengan petugas kesehatan.
“Layanan kesehatan kami siaga 24 jam, tetapi keberhasilan menjaga kesehatan sangat bergantung pada kedisiplinan jemaah sendiri. Jangan menunda melapor jika merasa tidak sehat,” lanjutnya.
Hingga saat ini, sebanyak 67 jemaah Indonesia masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi.
Kemenhaj juga mengingatkan jemaah gelombang kedua yang masuk melalui Jeddah agar telah mengenakan kain ihram sejak dari embarkasi. Hal itu karena pengambilan miqat dilakukan dalam perjalanan menuju Arab Saudi sebelum bergerak ke Makkah.
“Kepatuhan kecil seperti mengenakan ihram sesuai ketentuan adalah bagian dari disiplin ibadah. Kami berharap seluruh jemaah mengikuti arahan petugas agar seluruh rangkaian ibadah berjalan sah, tertib, dan nyaman,” ujar Ichsan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!