Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026

Hadapi Dampak El Nino, Pemkot Bandung Gencarkan "Buruan Sae"

ED
Rabu, 23 Agustus 2023 | 07:03 WIB
Bagikan
Hadapi Dampak El Nino, Pemkot Bandung Gencarkan "Buruan Sae"

VISI.NEWS | BANDUNG - Menghadapi musim kemarau dan fenomena El Nino, Kota Bandung perlu membentengi diri terutama dalam hal ketahanan pangan. Apalagi lebih dari 90 persen kebutuhan pangan Kota Bandung diperoleh dari daerah lain.

Salah satu solusi yang terus digencarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung adalah "Buruan Sae". Sampai saat ini sudah ada 375 titik kelompok Buruan Sae di Kota Bandung. Salah satunya di RW 02 Kelurahan Sukamiskin.

Kelompok kebun Buruan Sae di RW 02 Sukamiskin, Kecamatan Arcamanik ini sudah dimulai sejak Juni 2020 bersamaan dengan diterapkannya program Kang Pisman.

Ketua RW 02 Sukamiskin, Deny Sukirman menjelaskan, lahan seluas 300 meter persegi yang ada di lingkungannya digunakan sebagai lahan terintegrasi.

"Lahan ini tidak hanya digunakan untuk Buruan Sae, tapi juga berbarengan dengan Kang pisman dan pengolahan sampah. Lahan yang digunakan untuk Buruan Sae itu sekitar lebih dari 30 persennya atau 100 meter persegi," jelas Deny kepada Humas Kota Bandung, Selasa (22/8/2023).

Di Buruan Sae RW 02 Sukamiskin bisa ditemui beragam jenis sayuran. Namun, sayuran yang paling sering ditanam yaitu kangkung dan pakcoy. Selain itu, ada pula tanaman obat keluarga (toga) dan bawang-bawangan.

"Selain tanaman, Buruan Sae kami juga ada budikdamber dan ayam petelur. Prinsipnya memanfaatkan lahan. Ada yang ditanam langsung di tanah, polibag, dan organic tower garden (OTG). Memanfaatkan lahan yang sempit supaya tepat guna," paparnya.

Bibit tanamannya, kebanyakan diperoleh dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP). Namun, kata Deny, terkadang para anggota Buruan Sae juga membeli sendiri dari hasil penjualan.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.