Habib Syarief Muhammad Dorong Penanganan Kasus Bullying di Sekolah Secara Komprehensif
“Anak-anak sekarang banyak yang tumbuh jadi generasi cengeng, tidak siap dengan kerasnya kehidupan. Ini karena hukuman ringan saja sudah dianggap berlebihan,” ujarnya.
Selain itu, ia mengingatkan dampak negatif dari konten media sosial dan informasi digital terhadap perilaku anak-anak.
“Informasi yang diterima anak setiap hari belum bisa dikontrol. Banyak konten yang justru memberi efek negatif, membuat anak-anak jadi keras atau bahkan sadis,” katanya.
Perlu Pendekatan Multidisipliner
Untuk menanggulangi persoalan bullying secara menyeluruh, Habib Syarief mendorong Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) agar segera menyusun kebijakan nasional berbasis riset.
“Kasus bullying harus ditangani secara lebih sistematis dan komprehensif. Tidak cukup hanya dari sisi pendidikan, tapi juga melibatkan psikolog, sosiolog, hingga ahli kriminologi,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa kebijakan tersebut perlu didukung oleh penelitian faktual dan data empiris agar penanganan kasus tidak bias dan dapat diterima oleh seluruh pihak. @givary
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!