H. Asep Ikhsan "Dibuang" Golkar, "Dirangkul" Demokrat
Namun H. Asep Ikhsan sendiri nampaknya belakangan sudah move on. "Ah, biasa saja, mungkin itu jalan terbaik dari Allah SWT, saya sangat menyadari itu. Masyarakat yang bersimpati mungkin melihat saya ini terdzalimi, namun saya sendiri merasa tidak terdzalimi, biasa saja namanya juga kehidupan. Kalau ada orang yang memang berniat mendzalimi, saya hanya berlindung pada Allah SWT, saya pasrahkan segalanya pada Allah SWT," ungkap pria yang namanya makin populer dikalangan politisi ini, kepada VISI.NEWS, pekan lalu.
Asep Ikhsan juga mengungkapkan, kalau ia sampai sekarang belum memutuskan nyaleg atau tidak, bukan karena trauma politik, tapi karena pertimbangan lain, utamanya ingin lebih fokus dalam mengembangkan pendidikan di Kabupaten Bandung dan memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat.
"Fokus utama saya sekarang lebih meningkatkan pengembangan pendidikan yang sempat terganggu saat saya ikut nyaleg. Saya ingin lebih fokus, dan Alhamdulillah sekarang denyutnya mulai terasa lagi, jumlah siswa SMK pada PPDB 2022 sudah naik 100 persen, demikian pula kedua perguruan tinggi yang saya kelola jumlah mahasiswanya sudah meningkat lebih 200 persen," ungkap Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Pembangunan Generasi Muda Indonesia (YPPGMI) ini.
@asa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!