H. Asep Ikhsan "Dibuang" Golkar, "Dirangkul" Demokrat

ED
Minggu, 11 September 2022 | 10:43 WIB
Bagikan
H. Asep Ikhsan "Dibuang" Golkar, "Dirangkul" Demokrat

VISI.NEWS | CIPARAY - Salah seorang tokoh pemuda Ciparay Kabupaten Bandung terlihat kagum melihat meriah dan antusiasnya warga mengikuti puncak HUT ke-21 Partai Demokrat di Lapangan Graha Wirakarya, Jalan Raya Laswi 742, Ciparay, Kabupaten Bandung, Sabtu (10/9/2022).

"Antusias masyarakat seperti ini sih sudah pasti menang kalau Pak Asep nyaleg," ungkap Haji Deden, tokoh tersebut.

Kemeriahan tersebut, katanya, tak terlepas dari figur yang dianggap terdzolimi oleh Partai Golkar Kabupaten Bandung yang sekarang dirangkul Partai Demokrat, H. Asep Ikhsan. "Untung Partai Demokrat mah, tadina mun teu dirangkul ku Demokrat, Bupati oge siap nyanggap Pak Asep keur posisi penting di PKB Kabupaten Bandung (Beruntung Partai Demokrat sih, sebelumnya kalau tidak dirangkul oleh Demokrat, Bupati juga siap nangkap Pak Asep untuk posisi penting di PKB Kabupaten Bandung), " ungkap Haji Deden.

Haji Deden, merupakan salah satu tokoh Ciparay yang ikut berkontribusi dalam mendukung terjadinya pasangan Dadang Supriatna dan Sahrul Gunawan, yang menang dalam Pilkada lalu. Ia adalah adik dari mantan Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat.

H. Asep Saepul Kohar tokoh lainnya, mengungkapkan bahwa Asep Ikhsan memang terkesan "dibuang" oleh Partai Golkar Kabupaten Bandung, karena rekomendasi untuk PAW Asep Ikhsan dari DPP maupun instruksi dari DPD Partai Golkar Jabar sudah sesuai dengan aturan partai, hanya terkesan "macet" di DPD Kabupaten Bandung. "Kalau tidak terganjal di sini (kabupaten) proses PAW Pak Asep Ikhsan lancar-lancar saja. Itu juga telat menyadarinya, setelah semua proses dan prosedur untuk pengurusan PAW ditempuh, masih juga tidak dilantik. Tapi mungkin jalannya harus seperti itu, semoga Pak Haji Asep bisa sabar dan tawaqal, dan dimudahkan Alloh SWT dalam karir politiknya," ungkap pria yang biasa disapa Haji Asko ini.

Asep Ikhsan, kata Asko, kemungkinan akan mengikuti jejak politisi Partai Golkar lainnya di Kabupaten Bandung yang sukses setelah pindah partai. Sebelumnya, kader Golkar antara lain Uus Firdaus sukses menjadi Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bandung setelah ia berpindah ke PKS dan Dadang Supriatna sukses menjadi Bupati Bandung setelah pindah ke PKB.

Namun H. Asep Ikhsan sendiri nampaknya belakangan sudah move on. "Ah, biasa saja, mungkin itu jalan terbaik dari Allah SWT, saya sangat menyadari itu. Masyarakat yang bersimpati mungkin melihat saya ini terdzalimi, namun saya sendiri merasa tidak terdzalimi, biasa saja namanya juga kehidupan. Kalau ada orang yang memang berniat mendzalimi, saya hanya berlindung pada Allah SWT, saya pasrahkan segalanya pada Allah SWT," ungkap pria yang namanya makin populer dikalangan politisi ini, kepada VISI.NEWS, pekan lalu.

Asep Ikhsan juga mengungkapkan, kalau ia sampai sekarang belum memutuskan nyaleg atau tidak, bukan karena trauma politik, tapi karena pertimbangan lain, utamanya ingin lebih fokus dalam mengembangkan pendidikan di Kabupaten Bandung dan memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat.

"Fokus utama saya sekarang lebih meningkatkan pengembangan pendidikan yang sempat terganggu saat saya ikut nyaleg. Saya ingin lebih fokus, dan Alhamdulillah sekarang denyutnya mulai terasa lagi, jumlah siswa SMK pada PPDB 2022 sudah naik 100 persen, demikian pula kedua perguruan tinggi yang saya kelola jumlah mahasiswanya sudah meningkat lebih 200 persen," ungkap Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Pembangunan Generasi Muda Indonesia (YPPGMI) ini.

@asa

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.