Gus Ipul: Warga Usia Produktif Jangan Bergantung Terus pada Bansos

Desi Rossilawati
Minggu, 6 April 2025 | 20:15 WIB
Bagikan
Gus Ipul: Warga Usia Produktif Jangan Bergantung Terus pada Bansos
VISI.NEWS | MOJOKERTO - Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, mengingatkan warga agar tidak terlalu bergantung pada bantuan sosial (bansos). Hal ini ia sampaikan saat bersilaturahim dengan warga di Masjid Baiturrahman, Desa Jatijejer, Trawas, Mojokerto, Minggu (6/4/2025). Menurutnya, program seperti Program Keluarga Harapan (PKH) ditujukan untuk membantu kebutuhan dasar, namun pada akhirnya diharapkan bisa mendorong kemandirian keluarga penerima manfaat (KPM). "Panjenengan ini dirancang tidak untuk terus-menerus memperoleh bansos, kecuali yang lansia dan penyandang disabilitas," tegas Gus Ipul. Ia mendorong warga yang masih dalam usia produktif untuk mengikuti program-program pemberdayaan ekonomi seperti pelatihan keterampilan, bantuan modal usaha, dan manajemen UMKM, agar bisa keluar dari ketergantungan terhadap bantuan. Gus Ipul juga menyoroti pentingnya peran pendamping PKH agar bansos digunakan tepat sasaran dan bisa mendorong proses graduasi (keluar dari program). Ia meminta pendamping tegas dan aktif membina KPM. Selain itu, ia mengajak Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto untuk ikut menilai kinerja para pendamping agar lebih bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya. "Saya ingin ke depan supaya Pak Bupati, wali kota, dan gubernur nanti akan kita kasih yang namanya wewenang untuk menilai kinerja pendamping," jelasnya. Dalam satu tahun terakhir, Kemensos telah menyalurkan Rp330,03 miliar untuk 95.900 KPM di Mojokerto. Dengan dukungan 107 pendamping PKH, Gus Ipul berharap bantuan tersebut bisa benar-benar membawa dampak dan mendorong masyarakat untuk mandiri secara ekonomi. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.