Ayah Tunggal Pilih Jadi Driver Online Demi Rawat Anak Balita 7 Aug 2026 Nikah di KUA Makin Diminati, Pasangan Muda Pilih Sederhana dan Praktis 7 Aug 2026 VISI | Khidmah Strategis Muktamar NU 7 Aug 2026 Bandung-Lampung Kembali Terhubung, Wings Air Resmi Buka Penerbangan Perdana dari Bandara Husein 7 Aug 2026 BMKG: Bandung pada Jumat (7/8/2026) Cerah Berawan, Suhu Capai 31 Derajat 7 Aug 2026 KHUTBAH JUMAT | 4 Hal yang Menghalangi Terkabulnya Doa Seorang Muslim 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Ayah Tunggal Pilih Jadi Driver Online Demi Rawat Anak Balita 7 Aug 2026 Nikah di KUA Makin Diminati, Pasangan Muda Pilih Sederhana dan Praktis 7 Aug 2026 VISI | Khidmah Strategis Muktamar NU 7 Aug 2026 Bandung-Lampung Kembali Terhubung, Wings Air Resmi Buka Penerbangan Perdana dari Bandara Husein 7 Aug 2026 BMKG: Bandung pada Jumat (7/8/2026) Cerah Berawan, Suhu Capai 31 Derajat 7 Aug 2026 KHUTBAH JUMAT | 4 Hal yang Menghalangi Terkabulnya Doa Seorang Muslim 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026

Gus Ipul Balas Cak Imin: Jangan Serang Pribadi, Jawab Substansinya

ED
Senin, 5 Agustus 2024 | 07:04 WIB
Bagikan
Gus Ipul Balas Cak Imin: Jangan Serang Pribadi, Jawab Substansinya

VISI.NEWS | JAKARTA - Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), merespons pernyataan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), yang menuduh Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), dan dirinya melanggar khittah dengan mempolitisir NU. Gus Ipul menyayangkan serangan pribadi yang dilontarkan oleh Cak Imin.

"Pertama-tama itu kan kenyataan itu ditanggapi substansinya aja, jangan terus menyebut orang itu rusak segala macem, ya dijawab aja substansinya kalau tidak setuju, sampaikan aja tidak setuju. Kenapa mesti nyerang Gus Yahya secara pribadi?" ujar Gus Ipul kepada wartawan, Minggu (4/8/2024).

Gus Ipul juga membantah tudingan bahwa PBNU menggembosi PKB di Pemilu 2024. Ia menantang Cak Imin untuk membuktikan tuduhannya bahwa PBNU dan dirinya terlibat dalam upaya tersebut.

"Jadi nggak bener juga kalo kita PBNU dianggap gembosi PKB, coba cari buktinya lah, cari buktinya. Kalau ada bahwa PBNU gembosi PKB, enggak ada. Kita tahu, di situ banyak kader NU juga, nggak pernah," ucapnya.

Lebih lanjut, Gus Ipul menyinggung perbedaan sikap dan pilihan di Pilpres 2024. Menurutnya, PBNU menyesalkan PKB yang tidak pernah berkonsultasi atau meminta nasihat kepada pimpinan-pimpinan PBNU, padahal PKB dilahirkan secara struktural oleh PBNU.

"Itu aja yang kita persoalkan kan itu, terus apa persoalan ada yang salah kalau kita minta bahkan disebut PBNU nggak penting lah, yang penting warganya lah, segala macam," ujar Gus Ipul.

Gus Ipul juga menyebut PBNU tidak pernah mendapat jawaban konkret dari PKB terkait isu-isu yang selama ini mengemuka. Justru, kata Gus Ipul, elite-elite PKB malah bereaksi dengan jawaban yang tidak rasional.

"Isu yang disampaikan PBNU itu jelas, tapi kenapa yang dijawab yang diserang itu kemudian pribadi-pribadinya? Yahya rusak, Saiful rusak, itu terus apa urusannya? Kita nggak pernah nyebut ya orang per orang, kita anggap elite PKB yang mau bawa lari sejarah PKB," kata Gus Ipul.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.