Gus Fawait Tinjau Pembangunan Food Street untuk Dongkrak Ekonomi Jember
VISI.NEWS – Pemerintah Kabupaten Jember terus mempercepat pembangunan kawasan Food Street di sepanjang Jalan Kartini dan Jalan Gatot Subroto. Proyek yang digadang menjadi pusat kuliner dan ruang publik baru itu ditargetkan mulai beroperasi pada akhir tahun 2026.
Saat meninjau lokasi pembangunan, Senin (13/7/2026), Bupati Jember, Muhammad Fawait, memastikan proses pengerjaan terus berjalan sesuai rencana. Di sela kunjungannya, ia juga berdialog dengan masyarakat sekitar untuk menyerap berbagai masukan agar penataan kawasan benar-benar memberikan manfaat bagi warga dan pelaku usaha.
Menurut Gus Fawait sapaan akrab Bupati Jember, keberadaan Food Street bukan hanya menghadirkan tempat wisata kuliner, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui pemberdayaan UMKM dan pedagang kaki lima.
"Insyaallah pada bulan Desember nanti kawasan ini sudah dapat diresmikan. Kami ingin menghadirkan ruang publik yang nyaman, menjadi tujuan wisata kuliner, tempat berkumpul masyarakat, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi para pelaku usaha," ujarnya.
Saat ini progres pembangunan masih terus berlangsung. Meski sejumlah fasilitas pendukung seperti penerangan jalan masih dalam tahap penyelesaian, Pemkab Jember memastikan seluruh kebutuhan infrastruktur akan dipenuhi sebelum kawasan dibuka untuk masyarakat.
Pemerintah juga menyiapkan sistem pengelolaan kawasan secara terpadu, mulai dari pengaturan lalu lintas, keamanan, hingga kebersihan agar aktivitas di Food Street tetap tertib dan nyaman bagi pengunjung.
Selain penataan fisik, para pedagang nantinya akan memperoleh fasilitas berupa gerobak dengan desain seragam sehingga kawasan memiliki tampilan yang lebih rapi dan menarik. Di area tersebut juga akan disediakan panggung hiburan sebagai ruang ekspresi bagi seniman lokal dan komunitas kreatif di Kabupaten Jember.
Gus Fawait menegaskan, pembangunan kawasan ini tidak hanya bertujuan mempercantik wajah kota, tetapi juga meningkatkan nilai ekonomi kawasan tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat sekitar.
Ke depan, Food Street akan diintegrasikan dengan kawasan Stasiun Jember sehingga wisatawan yang datang menggunakan kereta api dapat langsung berjalan kaki menuju pusat kuliner hingga kawasan Alun-Alun Jember. Konsep tersebut diharapkan mampu menciptakan kawasan wisata perkotaan yang saling terhubung dan menjadi daya tarik baru bagi Kabupaten Jember.
Dengan konsep tersebut, Pemkab Jember optimistis Food Street akan menjadi salah satu ikon baru kota sekaligus memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Jember.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!