Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Guru Sekolah Rakyat Diingatkan Jadi Pengajar Sekaligus Orang Tua bagi Siswa

Desi Rossilawati
Sabtu, 12 Juli 2025 | 20:30 WIB
Bagikan
Guru Sekolah Rakyat Diingatkan Jadi Pengajar Sekaligus Orang Tua bagi Siswa
VISI.NEWS | JAKARTA - Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, menutup kegiatan pembekalan bagi guru dan tenaga pendidik Sekolah Rakyat yang telah berlangsung secara daring sejak 10 Juli 2025. Acara penutupan dilaksanakan secara virtual melalui Zoom dan terpusat di Poltekesos Bandung. Sebanyak 1.569 peserta dari berbagai daerah Indonesia mengikuti pembekalan intensif selama tiga hari. Materi yang disampaikan meliputi kurikulum Sekolah Rakyat, pendidikan inklusif, pendekatan berbasis hak asasi manusia, serta pengenalan metode talent mapping untuk mengenali potensi siswa. Agus menekankan bahwa guru Sekolah Rakyat tidak hanya dituntut memahami materi pelajaran, tetapi juga memiliki empati tinggi, khususnya bagi siswa dari keluarga miskin, terlantar, atau tanpa pengasuhan memadai. "Guru di Sekolah Rakyat harus bisa menjadi sosok pengajar sekaligus orang tua. Tugas mereka adalah menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan membangun karakter siswa agar menjadi individu yang percaya diri, mandiri, dan berdaya,” ujarnya. Ia menegaskan Sekolah Rakyat merupakan bukti kehadiran negara untuk memutus rantai kemiskinan struktural melalui pendidikan. Menurutnya, hanya pendidikan yang dapat benar-benar memutus kemiskinan dan guru Sekolah Rakyat adalah pelopornya. Agus juga mengingatkan guru untuk membangun hubungan emosional dengan siswa dan keluarga, terus belajar, beradaptasi, serta menjalin kerja sama lintas sektor. "Jaga semangat pengabdian karena perubahan besar lahir dari keikhlasan kecil yang dilakukan terus menerus. Bangun empati dan hubungan yang tulus dengan siswa dan komunitas karena pendidikan dimulai dari keterhubungan hati. Terus belajar dan berkembang karena guru yang baik adalah juga pembelajar sejati," pesannya. Usai penutupan, Agus bersama Direktur Poltekesos Bandung, Suharma, meninjau fasilitas Sekolah Rakyat seperti asrama, ruang kelas, dan laboratorium. Sebanyak 100 siswa (52 laki-laki, 48 perempuan) dijadwalkan mulai masuk pada Senin (14/7/2025), diawali dengan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bagian orientasi awal untuk memastikan kondisi fisik mereka layak mengikuti proses belajar. Suharma menegaskan bahwa fasilitas sekolah sudah siap, hanya tinggal melengkapi kebutuhan kecil lainnya sebelum siswa datang. Pemeriksaan kesehatan akan berlangsung dua hari penuh dengan tim dan alur yang telah disiapkan. Sebagai bagian dari program prioritas nasional Presiden Prabowo, Sekolah Rakyat diharapkan mampu mencetak generasi tangguh yang berkarakter dan dapat memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang berkualitas dan terjangkau. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.