Guru Pertama adalah Ibu, Kang DS, "Saya titip jangan pernah menyakiti hati seorang ibu"

ED
Minggu, 31 Maret 2024 | 14:52 WIB
Bagikan
Guru Pertama adalah Ibu, Kang DS, "Saya titip jangan pernah menyakiti hati seorang ibu"

"Kebiasaan memberikan santunan itu kepada 1800 anak yatim dan jompo. Dari 1800 orang itu, kemarin tinggal 900 orang lagi. Mungkin selama 26 tahun itu, anak yatim sudah ada yang menikah, dan jompo yang meninggal dunia. Itu kegiataan rutin sama setiap tahunnya. Ada zakat mal, alhamdulillah," katanya.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna, kunjungan ke Komplek Bumi Langgeng adalah yang kedua kalinya. Sebelumnya, saat penyerahan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) komplek perumahan tersebut ke Pemkab Bandung.

Kang DS menyebutkan sudah ada 58 perumahan yang sudah menyerahkan fasos dan fasumnya ke Pemkab Bandung. Sementara di Kabupaten Bandung itu tercatat ada sekitar 400 perumahan.

"Nantinya, kita kedepan harus menyediakan anggaran pemeliharaan fasos dan fasumnya kalau satu perumahan Rp 100 juta. Kalau setahun, berarti harus menyediakan Rp 40 miliar," katanya.

Kang DS siap melakukan yang terbaik untuk pemeliharaan fasos dan fasum perumahan di Kabupaten Bandung.

Dalam rangka meningkatkan ketakwaan dan empati kepada sesama, dikatakannya, sebaik-baiknya manusia adalah bermanfaat untuk orang lain.

"Mari kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Karena kita tak akan pernah tahu, besok atau lusa apakah masih ada di rumah. Karena hakekatnya hidup di dunia ini untuk mencari bekal akhirat," katanya.

Untuk itu, Kang DS sangat mengapresiasi dengan dilaksanakannya Takrimul Yatim dan Santunan Dhuafa karena mereka sangat membutuhkan perhatian dan kasih sayang.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.