Gubernur Jawa Tengah Dorong Peran Disabilitas dalam Penanggulangan Bencana
VISI.NEWS | SEMARANG - Apel kesiagaan bencana yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Selasa lalu diikuti berbagai komunitas relawan kebencanaan. Bahkan diantaranya adalah relawan penyandang disabilitas.
Salah satunya Suwanto, 41. Dia duduk tenang di atas motor roda tiganya, berjajar dengan peserta sesama disabilitas lainnya. Sebagian ada yang menggunakan motor seperti Suwanto, sebagian lain berdiri ditopang tongkat penyangga.
Suwanto mengabdikan dirinya sebagai relawan kebencanaan sejak 2017 lalu dengan bergabung dengan komunitas LIDI. Komunitas ini aktif bergerak di bidang sosial hingga menjadi relawan kebencanaan di Jateng.
Meski kondisi fisiknya tidak sempurna, akibat kakinya terkena folio, namun itu tidak menyurutkan semangatnya untuk membantu sesama.
"Saya lakukan ini karena keinginan untuk berguna bagi orang lain. Saya tergabung di relawan Covid-19 dan juga relawan Tagana. Sudah berkali-kali terjun ke daerah bencana, misalnya banjir di Semarang waktu lalu," katanya.
Meski sejumlah kendala kerap muncul saat di daerah bencana, namun, ia tetap berusaha mengatasinya demi membantu sesama.
"Ya pasti ada kesulitan, tapi saya membantu sebisanya. Misalnya untuk menyiapkan makanan untuk korban bencana, bantu rajang-rajang (potong-potong) cabai, itu saja sudah sangat berguna bagi orang lain," jelasnya.
Kebahagiaan yang dirasakan Suwanto dengan mengabdikan diri sebagai relawan bencana adalah karena membantu orang lain meski kondisinya disabilitas.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!