Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026

Gubernur Jawa Tengah Dorong Peran Disabilitas dalam Penanggulangan Bencana

ED
Selasa, 23 November 2021 | 07:20 WIB
Bagikan
Gubernur Jawa Tengah Dorong Peran Disabilitas dalam Penanggulangan Bencana

VISI.NEWS | SEMARANG - Apel kesiagaan bencana yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Selasa lalu diikuti berbagai komunitas relawan kebencanaan. Bahkan diantaranya adalah relawan penyandang disabilitas.

Salah satunya Suwanto, 41. Dia duduk tenang di atas motor roda tiganya, berjajar dengan peserta sesama disabilitas lainnya. Sebagian ada yang menggunakan motor seperti Suwanto, sebagian lain berdiri ditopang tongkat penyangga.

Suwanto mengabdikan dirinya sebagai relawan kebencanaan sejak 2017 lalu dengan bergabung dengan komunitas LIDI. Komunitas ini aktif bergerak di bidang sosial hingga menjadi relawan kebencanaan di Jateng.

Meski kondisi fisiknya tidak sempurna, akibat kakinya terkena folio, namun itu tidak menyurutkan semangatnya untuk membantu sesama.

"Saya lakukan ini karena keinginan untuk berguna bagi orang lain. Saya tergabung di relawan Covid-19 dan juga relawan Tagana. Sudah berkali-kali terjun ke daerah bencana, misalnya banjir di Semarang waktu lalu," katanya.

Meski sejumlah kendala kerap muncul saat di daerah bencana, namun, ia tetap berusaha mengatasinya demi membantu sesama.

"Ya pasti ada kesulitan, tapi saya membantu sebisanya. Misalnya untuk menyiapkan makanan untuk korban bencana, bantu rajang-rajang (potong-potong) cabai, itu saja sudah sangat berguna bagi orang lain," jelasnya.

Kebahagiaan yang dirasakan Suwanto dengan mengabdikan diri sebagai relawan bencana adalah karena membantu orang lain meski kondisinya disabilitas.

"Saya saja yang begini bisa ikut bantu, maka untuk orang lain ayo kita bantu. Kalau kita membahagiakan orang lain, pasti orang lain akan membahagiakanmu," pungkasnya.

Hal senada disampaikan relawan bencana dari penyandang disabilitas lain bernama Yayuk. Usianya 51 tahun dan sudah berkecimpung di dunia relawan bencana sejak bertahun-tahun lalu.

"Saya suka ketemu banyak orang, memberikan manfaat buat mereka. Apa sih hidup itu, dengan saya terjun ke daerah bencana, saya selalu merasa bersyukur," ucapnya.

Biasanya, Yayuk dan kawan-kawan datang ke daerah bencana untuk membantu dapur umum. Mereka membantu memasak dan lainnya bagi korban bencana alam.

"Karena saya merasa hidup harus ada gunanya dan harus berguna bagi orang lain. Itu motto hidup saya, jadilah manusia yang berguna bagi orang lain, jadi saya memutuskan menjadi relawan," pungkasnya.

Melihat semangat para relawan penyandang disabilitas ini, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang memimpin apel kesiapsiagaan bencana mengaku menjadi terharu melihat para relawan kebencanaan yang difabel mengabdikan dirinya sebagai relawan.

"Saya terharu sekali, diantara relawan itu ada kelompok disabilitas. Hebat mereka, saya bangga melihat itu," jelasnya.

Gubernur meminta agar Suwanto dan kawan-kawannya menggerakkan seluruh komunitasnya untuk membantu penggulangan bencana, khususnya dalam mengani korban yang mengalami disabilitas. @alfa

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.