Gravel Jelaskan Konsep Rumah Anti-Banjir: Solusi Preventif untuk Hunian di Kawasan Rawan Banjir

ED
Rabu, 15 Mei 2024 | 14:08 WIB
Bagikan
Gravel Jelaskan Konsep Rumah Anti-Banjir: Solusi Preventif untuk Hunian di Kawasan Rawan Banjir

VISI.NEWS | JAKARTA - Banjir adalah bencana yang dapat terjadi di mana saja dan bisa datang tiba-tiba, tanpa peduli lokasi rumah Anda berada di kawasan strategis sekali pun. Dekat area perkantoran, mall, atau fasilitas penting lainnya bukan menjadi jaminan bebas banjir. Per tahun 2023, di Jakarta terdapat 69 titik banjir. Di bagian pesisir Jakarta saja, kerugian ekonominya diperkirakan mencapai Rp2,1 triliun per tahun.

Namun demikian, risiko dan dampak ini bisa Anda kurangi dengan mempersiapkan bangunan rumah yang siap menghadapi banjir. Bagi Anda yang berencana membangun rumah di kawasan rawan banjir, penting untuk mengadopsi strategi preventif dalam konstruksi rumah untuk meminimalkan risiko dan dampak banjir. Antisipasi terbaiknya adalah mempersiapkan hunian yang tangguh menghadapi bencana tersebut. Dengan demikian, risiko banjir yang menimbulkan kerugian material yang signifikan dan mengganggu aktivitas dapat diantisipasi jauh sebelumnya.

Georgi Ferdwindra Putra, Co-CEO dan Co-Founder Gravel menjelaskan, “Langkah pertama yang krusial adalah mencari tahu riwayat banjir dan pola curah hujan di wilayah Anda. Ini akan membantu Anda memahami seberapa besar risiko banjir yang mungkin terjadi dan langkah apa saja yang perlu diambil untuk melindungi rumah Anda”. Dengan memahami kondisi lingkungan saat hujan, Anda dapat mengambil langkah-langkah preventif berikutnya, yaitu merancang pembangunan rumah yang dapat membantu melindungi rumah dari berbagai dampak banjir.

Berikut 5 hal penting dalam membuat rumah anti-banjir:

Tinggikan Pondasi: Lantai rumah yang lebih tinggi dari permukaan tanah sekitar 40-50 cm dapat mencegah air masuk saat banjir.

Sistem Drainase Satu Arah: Pasang sistem drainase yang efektif dengan katup satu arah agar air tidak kembali masuk ke rumah. Pastikan juga saluran pembuangan, septic tank, dan instalasi listrik berada di area yang aman dari banjir.

Buat Resapan Air: Area resapan air di sekitar rumah berfungsi sebagai penampungan alami yang membantu mengurangi risiko banjir.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.