Grand Surya Hotel, Ikon Perhotelan Modern di Jantung Kota Kediri
- Memasuki Tahun Baru 1448 Hijriah, Tim Gowes VISI.NEWS yang terdiri atas Aep S. Abdullah, Edi Sudjono, dan Untung Sumarsono memulai perjalanan napak tilas sejarah dengan tema "Gowes Sejarah". Kegiatan yang berlangsung selama sembilan hari, mulai 1 hingga 9 Muharram 1448 H ini menjadi upaya menelusuri jejak-jejak peradaban Islam dan sejarah bangsa di Kota Solo Jawa Tengah dan beberapa kota di Jawa Timur.
VISI.NEWS | KEDIRI – Di tengah geliat perkembangan ekonomi dan pariwisata Kota Kediri, keberadaan Grand Surya Hotel tetap menjadi salah satu pilihan utama bagi para wisatawan, pebisnis, maupun tamu dari berbagai daerah yang berkunjung ke kota berjuluk Kota Tahu tersebut.
Saat Tim Gowes VISI.NEWS singgah di Kediri, keramahan pelayanan hotel langsung terasa sejak memasuki area lobi. Inggit Praditya, Front Office Manager Grand Surya Hotel, menyambut para tamu dengan ramah sembari menjelaskan berbagai fasilitas yang tersedia di hotel berbintang yang telah lama menjadi ikon perhotelan Kota Kediri itu.
Menurut Inggit, Grand Surya Hotel menawarkan kenyamanan menginap dengan konsep bangunan bergaya minimalis kontemporer yang dipadukan dengan pelayanan profesional. Lokasinya yang strategis di pusat kota menjadi salah satu keunggulan utama hotel tersebut.
“Grand Surya Hotel berada tepat di jantung Kota Kediri, di Jalan Dhoho Nomor 95. Lokasinya sangat dekat dengan pusat perbelanjaan, kawasan bisnis, dan perkantoran sehingga memudahkan tamu yang datang untuk urusan bisnis maupun wisata,” ujar Inggit.
Hotel yang merupakan bagian dari Surya Hotel Group itu menyediakan berbagai pilihan kamar dengan fasilitas modern yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan tamu. Selain akomodasi, hotel ini juga menawarkan sejumlah fasilitas penunjang yang menjadikannya salah satu destinasi favorit bagi kegiatan bisnis, pertemuan, hingga acara keluarga.
Salah satu daya tarik Grand Surya Hotel adalah beragam fasilitas kulinernya. Pengunjung dapat menikmati suasana santai di Kertajaya Bar Lounge yang buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 24.00 WIB. Selain itu tersedia pula Dhaha Coffee Shop yang menyajikan aneka hidangan lokal maupun internasional.
Bagi tamu yang ingin menikmati minuman sehat, tersedia Healthy Juice Bar yang menjadi tempat ideal untuk bersantai bersama teman maupun relasi bisnis. Hotel ini juga memiliki Wine Shop yang menyediakan berbagai pilihan wine dari sejumlah negara.
Inggit menjelaskan bahwa selain melayani wisatawan, Grand Surya Hotel juga sering menjadi lokasi berbagai kegiatan pemerintahan, perusahaan, organisasi, maupun komunitas yang mengadakan rapat, seminar, pelatihan, dan kegiatan sosial.
“Karena lokasinya strategis dan fasilitasnya lengkap, banyak kegiatan berskala lokal maupun regional yang diselenggarakan di sini,” katanya.
Keberadaan hotel ini turut memberikan kontribusi terhadap perkembangan sektor jasa dan pariwisata Kota Kediri. Letaknya yang berada di pusat aktivitas kota memudahkan tamu untuk mengakses berbagai destinasi wisata, pusat kuliner, pusat perbelanjaan, hingga situs sejarah yang tersebar di wilayah Kediri.
Bagi Tim Gowes VISI.NEWS yang tengah menjelajahi berbagai kota di Jawa Timur, Grand Surya Hotel menjadi salah satu tempat singgah yang memberikan kenyamanan sekaligus gambaran tentang perkembangan industri perhotelan modern di Kediri. Pelayanan yang ramah, fasilitas yang lengkap, serta lokasi yang strategis menjadikan hotel ini sebagai salah satu ikon hospitality yang terus bertahan dan berkembang di tengah persaingan industri pariwisata yang semakin dinamis.
Dengan semangat pelayanan yang mengedepankan kenyamanan tamu, Grand Surya Hotel tidak hanya menjadi tempat menginap, tetapi juga menjadi bagian dari wajah Kota Kediri yang menyambut para pendatang dengan keramahan khas Jawa Timur.
Napak tilas yang didukung Komite Sepeda Indonesia (KSI) Kabupaten Bandung, Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Sumatera Barat, PT. Pupuk Kujang, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PCNU Kabupaten Bandung, Diskominfo Kabupaten Bandung, Bapenda, PT. BPR Kerta Raharja, dan Perumda Tirta Raharja ini menjadi pengingat bahwa sejarah bukan sekadar catatan masa lalu. Di balik setiap perjalanan, lorong, dan bangunan kuno terdapat nilai-nilai perjuangan, toleransi, serta kebijaksanaan yang tetap relevan bagi kehidupan masa kini.***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!