Granat Jabar Apresiasi Mundurnya Henry Yosodiningrat dari Kuasa Hukum Irjen Teddy Minahasa
VISI.NEWS |BANDUNG - DPD Gerakan Nasioanl Anti Narkotika (Granat) Jawa Barat (Jabar) mengapresiasi langkah Pengacara Henry Yosodiningrat yang memutuskan untuk mundur sebagai kuasa hukum Irjen Teddy Minahasa.
Demikian dikatakan Sekretaris DPD Granat Jabar, Wenda, menurutnya sikap Ketua Umum (Ketum) Granat tersebut dinilai sudah sangat tepat dan dianggap sebagai bentuk komitmen dalam menjaga marwah organisasi.
"Pak Henry ini merupakan pendiri Granat, tapi Pak Henry juga memiliki hak progratif sebagai advocat atau pegacara, tapi dalam konteks ini Pak Henry telah menunjukan komitmennya terhadap lembaga," katanya.
Mundurnya Henry Yosodiningrat sebagai kuasa hukum Teddy Minahasa, lanjut Wenda, merupakan kado ulang tahun bagi Granat yang ke-23 di tahun 2022 ini, selain itu juga sebagai bentuk merealiasikan usulan dari 18 DPC Granat di Jabar.
"Mundurnya Pak Henry kami anggap sebagai kado HUT Granat Ke-23, sebentar lagi kita berulang tahun pada tanggal 28 November 2022, ditambah atas adanya usulan dari 18 DPC di Jabar, juga secara nasional," ujarnya.
Ditemui di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Bandung Jalan R.E. Martadinata Kota.Bandung Rabu (26/10/22), wenda mengungkapkan, Granat Jabar akan terus melakukan sosialisasi pencegahan berbagai jenis narkoba dan narkotika terhadap masyarakat.
"Pak Henry tentunya juga kami sebagai pengurus Granat Jabar, memiliki harapan agar masyarakat atau Indonesia bisa terbebas dari berbagai jenis narkotika dan narkoba, tentunya dengan cara melakukan pencegahan secara intensif dan persuasif," ungkapnya.
Terakhir, Granat akan terus melebarkan sayap kepengurusan hingga akar rumput atau tingkat ke-RW an, hal ini dilakukan agar berbagai sosialisasi pencegahan narkotika bisa berjalan efektip dan langsung menyasar masyarakat.
"Kami akan bentuk kepengurusan hingga tingkat RW, agar pencegahan narkotika ini berjalan efektif dan langsung menyasar ke masyarakat, jika 1 RW terbebas dari narkotika atau narkoba, maka Indonesia juga akan terbebas dari bahaya narkotika atau narkoba," pungkasnya.@eko
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!