Google Luncurkan Fitur Canggih untuk Amankan Pengguna Android dari Pencurian Ponsel
ED
Editor
Shinta Dewi P
Kamis, 31 Oktober 2024 | 05:00 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Google baru saja memperkenalkan fitur inovatif untuk melindungi pengguna Android dari ancaman pencurian ponsel, yang sering dikenal sebagai "jambret". Tiga fitur utama yang diluncurkan, yaitu Theft Detection Lock, Offline Device Lock, dan Remote Lock, dirancang untuk mengunci perangkat dan melindungi data pribadi saat ponsel hilang atau dicuri. Fitur-fitur ini awalnya dirilis di Brasil dan kini telah tersedia di negara lain, termasuk Amerika Serikat dan Prancis, dengan rencana penyebaran bertahap di seluruh dunia.
Fitur Theft Detection Lock
memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi pencurian ponsel secara paksa, mengunci perangkat secara otomatis jika terdeteksi adanya gerakan mencurigakan, seperti penarikan cepat.
Offline Device Lock
mengunci ponsel setelah tidak terhubung ke internet selama periode tertentu.
Remote Lock
memungkinkan pengguna untuk mengunci ponsel secara manual dari jarak jauh.
Ketiga fitur ini telah diuji pada berbagai perangkat Android, termasuk Xiaomi 14T Pro dan Google Pixel 9 Pro XL, dan akan secara bertahap tersedia di perangkat Android lain di seluruh dunia. Pengguna Samsung, Motorola, dan perangkat Android lainnya dengan sistem operasi Android 10 ke atas juga akan bisa mengakses fitur ini. Sedangkan Remote Lock dapat digunakan pada perangkat yang menjalankan Android 5 ke atas.
Perlindungan Tambahan: Langkah-Langkah Jika Ponsel Dicuri
Selain menggunakan fitur keamanan dari Google, ada beberapa langkah lain yang dapat diambil untuk melindungi ponsel dan data penting jika perangkatmu hilang. Berikut beberapa tips yang dapat diikuti:
1. Aktifkan Kunci Layar dan Fitur Keamanan Tambahan
Pastikan kunci layar aktif, menggunakan metode yang sesuai, seperti PIN, pola, sidik jari, atau pengenalan wajah. Mengaktifkan enkripsi data dan penghapusan jarak jauh juga penting untuk menjaga keamanan data.
2. Simpan Ponsel di Tempat yang Aman
Hindari meninggalkan ponsel di lokasi yang mudah dijangkau orang lain, seperti meja umum. Saat berada di keramaian, simpan ponsel dalam tas yang tertutup atau pegang dengan kuat.
3. Cadangkan Data Secara Berkala
Selalu lakukan pencadangan data penting menggunakan layanan cloud seperti Google Drive atau iCloud untuk memastikan akses data seperti kontak dan foto jika ponsel hilang.
4. Laporkan Pencurian atau Kehilangan ke Pihak Berwenang
Jika ponsel hilang atau dicuri, segera laporkan ke operator seluler untuk memblokir nomor SIM dan hubungi polisi dengan informasi nomor IMEI untuk membantu proses pelacakan.
5. Gunakan Aplikasi Anti-Pencurian
Selain fitur bawaan Android, aplikasi pihak ketiga seperti Find My Device, Prey, atau Cerberus dapat membantu melacak dan mengamankan ponsel dengan fitur alarm, pelacakan lokasi, dan penguncian jarak jauh.
Pastikan juga untuk selalu memperbarui sistem operasi dan aplikasi di ponsel Android, karena pembaruan sering kali mencakup perbaikan keamanan. Aktifkan fitur autentikasi dua faktor (2FA) untuk meningkatkan keamanan akun terkait ponsel dan hindari mengunduh aplikasi dari sumber yang tidak terpercaya untuk mengurangi risiko pencurian data. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!