Gibran Inspeksi Mendadak ke Proyek Penataan Koridor Ngarsopuro-Gatsoe
"Fasad yang dirancang pak Wali Kota Gibran tidak ada perubahan. Tetapi fasad yang semula dari kayu, akan kita ganti dengan alumunium. Karena kalau dengan bahan kayu, daya tahannya hanya dua tahun. Kalau menggunakan alumunium bisa bertahan seumur hidup," jelasnya.
Dalam penataan koridor Ngarsopuro-Gatsoe, sambungnya, pihaknya juga berkonsultasi dengan budayawan Sardono W Kusumo yang tempat tinggalnya di Kampung Kemlayan, termasuk kawasan koridor Gatsoe.
Setelah penataan selesai, semua bangunan di gang-gang jalan masuk Kampung Kemlayan akan dibuat mural. Sedangkan para penghuni di gang-gang Kampung Kemlayan yang punya usaha akan dikembangkan, termasuk PKL juga ditata penempatannya di luar koridor Gatsoe.
"Jadi koridor Gatsoe diarahkan untuk aktivitas ekonomi, dengan corak khas bernuansa budaya Jawa," kata Riur lagi. Dia menambahkan, dengan dukungan Wali Kota Solo tahapan pekerjaan proyek akan dapat berjalan sesuai rencana. Berdasarkan perhitungan manajer proyek penataan koridor Ngarsopuro-Gatsoe itu, dalam sisa waktu sampai akhir Desember 2022 pekerjaan proyek dapat diselesaikan tepat waktu.@tok
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!