Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Gempa Dahsyat Myanmar: 1.002 Orang Meninggal, USGS Prediksi Angka Bisa Lebih Tinggi

Desi Rossilawati
Sabtu, 29 Maret 2025 | 15:00 WIB
Bagikan
Gempa Dahsyat Myanmar: 1.002 Orang Meninggal, USGS Prediksi Angka Bisa Lebih Tinggi
VISI.NEWS | MYANMAR - Jumlah korban jiwa akibat gempa berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang Myanmar terus bertambah, dengan laporan terbaru menyebutkan sedikitnya 1.002 orang tewas dan 2.376 lainnya mengalami luka-luka. Angka ini dilaporkan oleh penyiar pemerintah MRTV pada Sabtu (29/3/2025), mencakup seluruh wilayah yang terdampak. Gempa yang berpusat di barat laut kota Sagaing ini menyebabkan kehancuran besar di berbagai daerah. Dampaknya juga terasa di Thailand, di mana sebuah gedung pencakar langit yang masih dalam tahap konstruksi runtuh, menewaskan sedikitnya tujuh orang. Pencarian korban masih terus dilakukan. Badan Geologi Amerika Serikat (USGS) melalui sistem pemodelan otomatis Pager memperkirakan jumlah korban tewas akibat gempa ini bisa melebihi 10.000 orang. Perhitungan ini didasarkan pada intensitas gempa dan jumlah populasi di wilayah terdampak, meskipun tidak mempertimbangkan faktor sekunder seperti tanah longsor dan likuifaksi. Dengan jumlah korban yang terus meningkat, upaya penyelamatan dan bantuan kemanusiaan menjadi semakin mendesak di Myanmar dan wilayah terdampak lainnya. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.