IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Gelombang Penolakan RUU Penyiaran oleh Jurnalis di Jawa Barat

ED
Rabu, 29 Mei 2024 | 07:49 WIB
Bagikan
Gelombang Penolakan RUU Penyiaran oleh Jurnalis di Jawa Barat

VISI.NEWS | BANDUNG – Sejumlah jurnalis di Jawa Barat menunjukkan solidaritas yang kuat dengan menggelar aksi demonstrasi menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran. Aksi ini terjadi di berbagai daerah, termasuk di depan Gedung DPRD Jawa Barat di Bandung.

Puluhan jurnalis dari berbagai organisasi pers, termasuk Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Pewarta Foto Indonesia (PFI), Forum Diskusi Wartawan Bandung (FDWB), dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI), berkumpul untuk menyuarakan kekhawatiran mereka terhadap RUU yang dianggap dapat melemahkan demokrasi dan kebebasan pers di Indonesia⁴⁵.

Koordinator aksi, Deni Supriatna, menyoroti beberapa pasal dalam RUU yang multitafsir dan berpotensi mengurangi partisipasi publik dalam kebebasan berpendapat. Salah satu pasal yang menjadi sorotan adalah Pasal 50B ayat (2) huruf c, yang terkait dengan larangan liputan investigasi jurnalistik. Pasal ini dianggap merugikan masyarakat karena dapat membatasi akses informasi, terutama dalam lingkup pemberantasan korupsi.

Demonstrasi ini juga diwarnai dengan kegiatan seni, seperti teatrikal oleh seniman pantomim, yang menambah semarak aksi penolakan. Jurnalis dan seniman yang hadir menegaskan bahwa revisi UU Penyiaran yang merupakan inisiatif DPR bertentangan dengan semangat demokrasi dan menjadi polemik di masyarakat.

RUU Penyiaran yang sedang disusun dianggap membelenggu gerakan anti korupsi di Indonesia. Jurnalis di Jawa Barat menuntut agar pasal-pasal yang memberikan wewenang lebih pada pemerintah untuk mengontrol konten siaran ditolak, karena hal ini dapat menyebabkan banyak hasil kerja jurnalis yang disensor sebelum disampaikan kepada publik secara objektif.

Aksi ini merupakan bagian dari gelombang penolakan yang lebih luas di seluruh Indonesia, menunjukkan bahwa jurnalis dan masyarakat sipil tetap waspada dan aktif dalam menjaga kebebasan pers dan demokrasi di negara ini.

@mpa

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.