Gelar Popda 2021 Non Virtual, Panitia Terapkan Strategi Prokes
Seorang atlet sepatu roda dari Kota Semarang, Tahta S, mengaku gembira dengan pelaksanaa even olahraga ini, terlebih dilakukan secara offline. Bagi Tahta even ini menjadi ajang pembuktian kemampuan diri, karena itu dia sangat bahagia bisa berhasil meraih medali emas di cabang olahraga sepatu roda 200 meter. "Alhamdulillah senang, bangga juga bisa dapat medali emas," kata Tahta.
Seperti disampaikan Agung Haryadi, tujuan diadakan Popda adalah sebagai pola pembinaan secara berjenjang dan berkelanjutan bagi atlet-atlet muda seperti Tahta dan atlet muda berprestasi lainnya. Pemprov Jawa Tengah sesungguhnya sedang menyiapkan mereka dari tingkat pelajar untuk mengikuti event kejuaraan yang lebih tinggi.
Popda, dengan kata lain, menjadi wadah bagi pemerintah untuk mendapatkan atlet potensial di usia emas yang akan dibina dan dikembangkan.
"Target kita adalah mengantarkan mereka ke event yang lebih tinggi yaitu di PON," ujarnya sembari berpesan agar atlet menjaga sportivitas dan menjaga kesehatan di masa pandemi. @Andi S
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!