Gelar Aksi di Depan Gedung Sate, Walhi : Anggaran Triliunan Tak Mampu Bereskan Masalah Citarum !
Ketiga soal masalah sampah, sedikit disetujui bahwa masalah sampah yang masuk ke sungai baik anak sungai telah mengalami penurunan, karena ada upaya bersih-bersih sampah yang ada di anak sungai, sempadan sungai dan di badan sungai itu sendiri, gunungan sampah tidak lagi menjadi momok yang suram karena dapat dibersihkan oleh TNI. Akan tetapi, hal tersebut keliru jika klaimnya telah dapat mengatasi masalah sampah, fakta yang terjadi bahwa anak sungai dan sungai Citarum masih dijadikan media untuk membuang sampah domestik, terutama hal tersebut dapat dilihat pada saat musim hujan. Jauh lebih dari itu, anggaran untuk membuat TPST 3R dengan jumlah anggaran yang besar kondisinya tidak sedikit mengalami gagal dibeberapa tempat akhirnya hanya menjadi museum semata. Ini menggambarkan ketidakefektifan dan penghamburan biaya yang tidak mengurai masalah.
"Tidak adanya akuntablitas dan trasparansi anggaran program Citarum Harum. Kita ketahui bersama bahwa program Citarum Harum ini memilik dukungan biaya yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN). Pada laman website PPK DAS tidak di tuangkan secara akuntable dan transparan, detail penggunaan anggaran untuk setiap implementasi rencana aksi yang sudah di rencanakan patut dipertanggung jawabkan," tuturnya.
Selain itu, lanjut dia, program Citarum Harum ini juga mendapat dukungan anggaran yang bersifat hutang. Tahun lalu, pemerintah telah membuat kontrak melalui program ISWMIP yang bersumber dari Word Bank dengan jumlah yang luar biasa, dimana rencana biaya tersebut akan di alokasikan kepada kegiatan lahan kritis, penanganan sampah serta penanganan keramba jaring apung.
"Ruang-ruang saran, masukan, serta kritik tidak dapat pernah di pastikan terwujud nyata. Tak jauh dalam hal ini kami pun ingin meminta penjelasan yang dapat di pertanggung jawabkan. Program Citarum harum hari ini dilihat dari kacamata aktivis lingkungan dan beberapa jaringan yang menyoroti program ini belum bisa dikatakan sebagai program yang berhasil dan membawa harum nama baik Jawa Barat dikancah Nasional bahkan di level Internasional," katanya
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!