GBK Kembali Jadi Panggung El Clasico Indonesia

ED
PN
Sabtu, 12 September 2026 | 11:33 WIB
Bagikan
GBK Kembali Jadi Panggung El Clasico Indonesia

"Pastinya kita senang kita bisa bermain di Jakarta lagi," ujarnya.

Di tengah cerita mengenai stadion, PERSIB datang dengan modal statistik yang cukup kuat. Dari tujuh pertemuan terakhir kedua tim, Maung Bandung belum pernah menelan kekalahan dari Persija.

Catatan tersebut tentu memberikan kepercayaan diri bagi PERSIB. Namun, statistik pertemuan sebelumnya tidak otomatis menjamin hasil pertandingan berikutnya.

Bagi Persija dan STY, justru rekor tersebut dapat menjadi bahan bakar tambahan. Pelatih asal Korea Selatan itu sebelumnya berhasil mengakhiri catatan buruk Persija ketika menghadapi Borneo FC di kandang lawan.

"Di Borneo, kami 8 tahun tak pernah menang jika tandang ke sana. Catatan melawan PERSIB justru makin memotivasi saya untuk mematahkannya," tambah STY.

Pernyataan tersebut memperlihatkan pendekatan berbeda kedua pelatih dalam menghadapi tekanan sejarah. STY melihat rekor buruk sebagai tantangan yang harus dipatahkan, sementara Tolic lebih menekankan motivasi yang datang dari Bobotoh.

Bagi Tolic, dukungan Bobotoh sebelum pertandingan memiliki arti penting. Aksi suporter PERSIB di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Kamis, 10 September, disebut telah memberikan gambaran kepada para pemain mengenai besarnya arti pertandingan ini bagi publik Bandung dan Jawa Barat.

Dukungan tersebut juga menjadi dorongan bagi Tolic untuk memastikan tim memberikan penampilan yang layak dibanggakan.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.