Gap Literasi dengan Inklusi Jasa Keuangan Tidak Sehat. Ini Akibatnya

ED
Kamis, 23 Februari 2023 | 06:20 WIB
Bagikan
Gap Literasi dengan Inklusi Jasa Keuangan Tidak Sehat. Ini Akibatnya

"Berdasarkan pertanyaan yang disampaikan, para mahasiswa sudah mempunyai pemahaman cukup baik terhadap literasi jasa keuangan. Tetapi, karena mahasiswa belum terlibat langsung di sektor jasa keuangan, meskipun sudah bagus pemahamannya kurang mendalam," sambungnya.

Bambang menduga, mahasiswa yang paham literasi jasa keuangan karena mereka mempunyai minat terhadap laboratorium pasar modal di kampusnya. Sedangkan ribuan mahasiswa lain yang tidak berminat dengan pasar modal, tidak semuanya memiliki pemahaman yang baik. Sehingga, mereka berpotensi menjadi sasaran praktik tidak baik, di antaranya investasi bodong.

Wakil Rektor bidang kerjasama, Prof. Sadjidan, menambahkan, jalinan kerjasama UNS dengan PNM-IM karena universitas perlu praktisi di dunia kerja untuk ikut memberikan pencerahan kepada mahasiswa.

"Melalui kerjasama ini, mahasiswa bisa mendapatkan masukan dan pemahaman yang baik tentang investasi dan dunia kerja. Ini merupakan tindak lanjut perjanjian kerjasama bulan Desember 2022 sebagai implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka," katanya. Seusai kuliah umum, antara UNS dengan PNM-IM ditandatangani program kerjasama yang melibatkan 4 fakultas dan sekolah vokasi, yaitu Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan serta Sekolah Vokasi.@tok

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.