Future Connect 2026 Pertemukan Ribuan Pencari Kerja dan Industri, Tekan Angka Pengangguran
Selain mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, Future Connect 2026 juga menghadirkan berbagai layanan pendukung ketenagakerjaan, seperti BPJS Ketenagakerjaan, Coaching Clinic Ketenagakerjaan, konsultasi karier, serta berbagai kegiatan pendukung lainnya termasuk pembagian doorprize.
Dalam kegiatan tersebut, Disnaker Kota Bandung juga memberikan perhatian khusus terhadap penyandang disabilitas. Yayan menyampaikan apresiasi kepada perusahaan yang telah membuka kesempatan kerja bagi kelompok disabilitas.
“Untuk penyandang disabilitas, ini menjadi prioritas kami. Terima kasih kepada perusahaan yang sudah memberikan kesempatan. Sekecil apa pun kontribusinya, ini sangat berarti karena membuka ruang kesetaraan dalam dunia kerja,” ungkapnya.
Selain penempatan kerja di dalam negeri, Disnaker Kota Bandung juga terus mengembangkan program peningkatan kompetensi dan peluang kerja luar negeri. Salah satunya melalui kerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) untuk mempersiapkan warga Kota Bandung yang akan bekerja ke Jepang.
Pada kesempatan tersebut, sebanyak 40 warga Kota Bandung dilepas untuk mengikuti program kerja ke Jepang melalui tiga LPK, yakni LPK Bahana, LPK Heika, dan LPK WKM. Para peserta telah mendapatkan pelatihan bahasa, budaya, kedisiplinan, serta persiapan fisik sebelum keberangkatan.
“Kesempatan bekerja di luar negeri, khususnya Jepang, sangat terbuka. Saat ini masih banyak kebutuhan tenaga kerja di Jepang, terutama bidang caregiver atau perawat lansia, konstruksi, hingga sektor lainnya,” jelas Yayan.
Ia berharap para pekerja asal Kota Bandung dapat menjaga nama baik daerah ketika berada di luar negeri. Menurutnya, selain keterampilan, kemampuan beradaptasi dengan budaya dan etos kerja menjadi faktor penting agar pekerja Indonesia mampu bersaing.
Yayan menambahkan, Disnaker Kota Bandung akan terus memperkuat pelatihan berbasis industri, mulai dari tingkat dasar hingga kompetensi yang sesuai kebutuhan pasar kerja. Program pelatihan tersebut menjadi upaya pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap kerja.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!