FSGI Catat 60 Kasus Kekerasan di Sekolah Sepanjang 2025

Desi Rossilawati
Senin, 8 Desember 2025 | 14:00 WIB
Bagikan
FSGI Catat 60 Kasus Kekerasan di Sekolah Sepanjang 2025

VISI.NEWS | BANDUNG - Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) mencatat terdapat 60 kasus kekerasan di dunia pendidikan atau di sekolah sepanjang tahun 2025.

Angka tersebut mengalami kenaikan dibanding tahun 2024 dan 2023. Pada tahun 2023 kasus kekerasan berjumlah 15 kasus, sementara 2024 sebanyak 36 kasus kekerasan.

"Selama Januari-Desember 2025 dengan total 60 kasus, jumlah ini naik sinifikan dari tahun 2024 yang hanya 36 kasus, dan tahun 2023 yang hanya 15 kasus saja," kata Dewan Pakar FSGI, Retno Listyarti, dikutip dalam keterangannya, Senin (8/12/2025).

Dari 60 kasus tersebut, korban berjumlah 358 orang dan pelaku 126 orang. Adapun bentuk kekerasan yang terjadi sebagaimana tertera dalam pasal 6 Permendikbudristek 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan, mencakup kekerasan fisik sebesar 45 persen.

Kemudian kekerasan seksual sebanyak 28,33 persen, kekerasan psikis sebanyak 13,33 persen, perundungan atau bully 6,67 persen, intolerasi dan diskriminas 1,67 persen serta kebijakan yang mengandung kekerasan 5 persen.

Kekerasan fisik masih menempati posisi tertinggi dengan 27 kasus atau hampir separuh dari total kasus, dengan korban sebanyak 73 orang dan yang meninggal mencapai delapan orang yang rentang usianya 8 sampai dengan 17 tahun.

"Bahkan 5 korban meninggal semuanya masih usia SD, dua orang usia SMP dan usia 17 yang merupakan siswa SMK," ujarnya.

Adapun kasus kekerasan seksual menempati urutan kedua dari total kasus yaitu mencapai 17 kasus atau sekitar 28 persen dengan jumlah pelaku 17 orang dan korban mencapai 127 orang.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.